Surat Cinta untuk Mark Pendiri Facebook

Internet

Mark Zuckerbeg ternyata pemberi harapan palsu juga.

Dalam pernyataan awal, dia mengatakan akan menciptakan platform Internet yang terbuka, murah, dan terjangkau. Begitulah kira-kira ide awalnya. Harapan yang menyenangkan bagi banyak orang, termasuk aku.

Continue reading “Surat Cinta untuk Mark Pendiri Facebook”

Kendali Privasi di Tangan Kita Sendiri

privasi

Johar Alam seperti menembak tepat pada jantung sasarannya.

“KTP itu pelanggaran privasi terbesar yang justru dilegalkan,” kata Ketua Internet Data Center (IDC) Indonesia. Ah, itu jleb banget kalimatnya.

Continue reading “Kendali Privasi di Tangan Kita Sendiri”

privasi

Johar Alam seperti menembak tepat pada jantung sasarannya.

“KTP itu pelanggaran privasi terbesar yang justru dilegalkan,” kata Ketua Internet Data Center (IDC) Indonesia. Ah, itu jleb banget kalimatnya.

Continue reading “Kendali Privasi di Tangan Kita Sendiri”

Belajar Berkisah Bersama WWF Indonesia

Pelatihan Menulis WWF

Hingga pagi hari menjelang pelatihan aku masih agak grogi.

Pertama karena peserta pelatihan menulis ternyata lebih banyak dibandingkan rencana awal. Menurut kerangka acuan panitia, peserta 20 orang. Eh, ternyata sampai 30 orang.

Continue reading “Belajar Berkisah Bersama WWF Indonesia”

Dadap Menggunakan Video untuk Perubahan

dadap
Foto dari Facebooknya Dadap.

Film-film pendek itu terlihat membosankan. Sebagian malah menyedihkan.

Bagian membosankan itu, misalnya, pada video anak-anak membuat mainan seperti gitar. Gambarnya monoton. Selama sekitar lima menit hanya tentang anak memotong batang bambu.

Continue reading “Dadap Menggunakan Video untuk Perubahan”

Bali Pulina sebagai Model Pariwisata Bali

Bali Pulina

Sekitar dua minggu lalu, Dek Didi “meracuni” kami.

Teman di Bali Blogger Community (BBC) itu mengunggah foto cantik sebuah tempat wisata di daerah Tegalalang, Gianyar. Begitu ketemu dia, kami pun bersemangat 45 bertanya tentang tempat itu.

Continue reading “Bali Pulina sebagai Model Pariwisata Bali”

Beginilah Nasib Wartawan Salah Gaul

Rappler Mood Meter

Tiga bulan terakhir, aku mulai nulis di Rappler.com

Ini media baru. Setidaknya aku baru tahu pertama kali ketika September 2014 lalu ikut acara Fourth Media Jakarta Forum CFI di Jakarta. Saat itu aku satu forum dengan pendiri Rappler, Maria Ressa, meski beda sesi.

Continue reading “Beginilah Nasib Wartawan Salah Gaul”