
Film-film pendek itu terlihat membosankan. Sebagian malah menyedihkan.
Bagian membosankan itu, misalnya, pada video anak-anak membuat mainan seperti gitar. Gambarnya monoton. Selama sekitar lima menit hanya tentang anak memotong batang bambu.
maka, menulislah untuk berbagi, agar ceritamu abadi.

Ada yang berbeda dari perjalanan ke Flores pekan lalu.
Kali ini aku bisa ke Flores dengan Garuda Indonesia. Penting ya? Ya iyalah. Penting banget.
Continue reading “Menjadikan Bali sebagai Penghubung ke Timur”
Ruang depan kantor organisasi petani itu masih acak-acakan.
Dua tukang sedang memperbaiki atap dan dinding ruangan sekitar 4 x 4 meter tersebut. Kayu-kayu berserakan. Suara-suara orang memaku dan memotong kayu meningkahi teriknya siang di Mbay, Flores pekan lalu.
Continue reading “Pemasaran, Tantangan Berat Petani Organik Flores”
Ini pengalaman pertama. Ternyata asyik. Pake banget.
Selama empat hari, kami belajar cara membuat video secara partisipatif. Peserta pelatihannya aktivis LSM dan petani mitra VECO Indonesia di Flores Timur, Sikka, dan Ende. Pelatihnya teman-teman dari WatchdoC, Jakarta.
Secangkir kopi di tanah subur itu terasa hambar.
Tak ada aroma kopi yang menggugah semangat. Tak ada juga rasa pahit kopi yang pekat. Tak ada sama sekali rasa nikmat.
Ini adalah foto suasana pelatihan internet di Maumere sore ini.
Pelatihan sejak kemarin hingga besok sore ini diikuti delapan peserta dari mitra VECO Indonesia di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Di antaranya dari Asosiasi Petani Kakao Nangapenda (SIKAP) Ende, Jaringan Petani Wulanggitang (Jantan) Flores Timur. Adapun LSM yang ikut ada Ayu Tani dan Bangwita.
Continue reading “Pelatihan Internet untuk Petani di Maumere”
Di hidung tercium bau seperti kotoran atau sampah. Agak-agak kecut dan busuk. Namun, bau tak sedap itu sama sekali tak menghalangi semangat ibu-ibu di Desa Malanusa, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada dua hari lalu.
Akhirnya sampai juga di Mbay, Flores bagian utara.
Perjalanan dari Ende, di ujung selatan Flores, ke Mbay, ibukota Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Barat ini sekitar 3 jam. Rutenya sama dengan jalan di Flores pada umumnya, naik turun dan berkelok-kelok.
Meskipun sudah berkali-kali ke Flores, ini pertama kali aku ke Mbay. Sebagai kota baru, dulu bagian dari Kabupaten Ngada sebelum jadi kabupaten sendiri, Mbay tak jauh berbeda dengan Labuan Bajo, Manggarai Barat. Keramaian dan kemajuan keduanya masih kalah meskipun dibandingkan dengan ibukota kecamatan atau malah kelurahan di Jawa atau Bali.
Tema Blog Action Day (BAD) kali ini adalah tentang Pangan, yang juga diperingati tepat hari ini.
Dua hal ini, BAD 2011 dan Hari Pangan Sedunia (HPS), ibarat tumbu ketemu tutup dengan perjalananku ke Kabupaten Ngada, Flores 12-15 Oktober kemarin. Selama tiga hari di sana aku liputan tentang perayaan HPS se-Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dipusatkan di Ngada, salah satu kabupaten di pegunungan Flores.