Merayakan Dua Belas Tahun Perjalanan

Tim SAFEnet saat team building di Kintamani Agustus 2024 lalu.

Setelah absen satu tahun, Laporan Tahunan SAFEnet terbit lagi.

Tahun lalu kami tidak bisa menerbitkan Laporan Tahunan tersebut karena satu dan lain hal yang bersifat internal. Karena itu, alhamdulilah, tahun ini kami bisa menerbitkan laporan itu lagi. Tepat pada saat kami merayakan ulang tahun ke-12 pada 27 Juni 2025.

Continue reading “Merayakan Dua Belas Tahun Perjalanan”

Ngobrol Sehari Mengenalkan Hak-hak Digital

Mendadak harus ke Yogyakarta lagi.

Padahal, akhir tahun lalu, sudah ke sini untuk liburan. Lalu, sebulan kemudian juga balik ke sini untuk mengaudit keamanan holistik sebuah organisasi masyarakat sipil di kota ini. Eh, karena sebuah program singkat lainnya, hanya berselang tiga bulan setelahnya, harus mengunjungi Yogyakarta kembali.

Continue reading “Ngobrol Sehari Mengenalkan Hak-hak Digital”

Represi Terus Berlanjut, Aktivis Makin Benjut

Jumlah insiden keamanan digital sepanjang 2021. Sumber: SAFEnet, 2022.

Tidak ada lagi drama dan pekerjaan tertunda.

Dibandingkan tahun lalu, penyusunan tahun ini lebih lancar. Maka, Laporan Situasi Hak-hak Digital 2021 pun bisa diluncurkan tepat waktu. Maju sebulan dibandingkan tahun lalu. Senangnya hatiku..

Continue reading “Represi Terus Berlanjut, Aktivis Makin Benjut”

Belajar Keamanan sebagai Satu Kesatuan

Peta risiko keamanan yang dihadapi aktivis. Foto Anton Muhajir.

Samarinda menutup rangkaian pelatihan kami selama tiga bulan terakhir.

Sejak November 2021 lalu, SAFEnet secara maraton melaksanakan pelatihan keamanan holistik di tiga kota. Kami memulai di Makassar, berlanjut di Surabaya sebulan kemudian, dan terakhir pekan lalu di Samarinda.

Continue reading “Belajar Keamanan sebagai Satu Kesatuan”

Karena Lari Tak akan Menyelesaikan Pekerjaan

Sekalipun hanya berbisik-bisik, komunikasi tetaplah penting. Foto hanya ilustrasi.

Dengan muka mengkerut dan rasa takut, aku menghadapinya.

Bos besar di tempat kerja itu duduk di meja kerjanya. Secara fisik, tubuhnya besar. Begitu pula dengan kasta dan jabatannya. Dia pemilik usaha di mana aku bekerja sebagai sales cat semprot jualannya.

Continue reading “Karena Lari Tak akan Menyelesaikan Pekerjaan”

Merdeka sebagai Pekerja Lepas Saja

September ini, tak terasa sudah hampir 15 tahun jadi pekerja lepas.

Padahal, ketika memutuskan untuk menjadi pekerja lepas (freelancer), aku sempat ragu-ragu dan gentar. Memang bisa, ya, bertahan hidup tanpa bekerja tetap? Memang mungkin, ya, bekerja secara lepas, tanpa terikat pada satu entitas?

Continue reading “Merdeka sebagai Pekerja Lepas Saja”

Mencari Lumba-lumba ke Pulau Semau

Sudah hampir satu jam perahu kami menerjang gelombang.

Matahari sudah meninggi. Begitu pula dengan gelombang di selat antara Kota Kupang dan Pulau Semau, Nusa Tenggara Timur. Perahu kami sesekali terentak tinggi, terangkat bagian geladaknya. Lalu, dia menghunjam kembali menghantam laut membiru.

Continue reading “Mencari Lumba-lumba ke Pulau Semau”

BaleBengong selama 2020, Adaptasi atau Mati!

Tahun 2020 sungguh tahun yang tidak mudah.

Selama hampir sepanjang tahun kita menyaksikan situasi dunia yang pontang-panting menghadapi pandemi COVID-19, termasuk di Bali. Jumlah korban terus bertambah dengan aturan penanganan yang terus berubah-ubah.

Continue reading “BaleBengong selama 2020, Adaptasi atau Mati!”

Sehari Liputan Wajah Bali yang Berlawanan

Liputan sehari ini memberikan dua warna kontras tentang Bali.

Kami memulai dengan liputan di tempat yoga paling populer di Ubud saat ini, Yoga Barn. Sejak pukul 7 pagi kami sudah di sana. Tidak hanya ngobrol dengan pemilik tempat yoga, tetapi juga melihat bagaimana orang dari berbagai negara berduyun-duyun ke Ubud demi ketenangan jiwa.

Continue reading “Sehari Liputan Wajah Bali yang Berlawanan”