Ctrl+C, Ctrl+V, Begitulah (Ikon) Bali Saat Ini

Sumber foto Twitter @aryawiznu.

Akhirnya, aku liputan lagi setelah hampir setahun berselang.

Kali ini untuk BenarNews, media daring berkantor di Washington DC, Amerika Serikat. Media milik Radio Free Asia (RFA) ini meminta laporan tentang bangkai pesawat mejeng di atas tebing Pantai Nyang Nyang.

Continue reading “Ctrl+C, Ctrl+V, Begitulah (Ikon) Bali Saat Ini”

Bali Pulina sebagai Model Pariwisata Bali

Bali Pulina

Sekitar dua minggu lalu, Dek Didi “meracuni” kami.

Teman di Bali Blogger Community (BBC) itu mengunggah foto cantik sebuah tempat wisata di daerah Tegalalang, Gianyar. Begitu ketemu dia, kami pun bersemangat 45 bertanya tentang tempat itu.

Continue reading “Bali Pulina sebagai Model Pariwisata Bali”

Berubahnya Arsitektur dan Karakter (Orang) Bali

kotak-kotak_1

Bangunan kotak-kotak menjulang tinggi di Sanur itu terlihat aneh.

Selama ini, ada ciri khas tiap wilayah pariwisata Bali. Sanur terkenal dengan akulturasi Bali tradisional dengan modern. Kuta identik dengan Bali modern. Ubud sebagai Bali tempo doeloe.

Continue reading “Berubahnya Arsitektur dan Karakter (Orang) Bali”

Simalakama Penetapan Warisan Budaya Dunia

jatiluwih-pematang

Sebagian ruangan di Puskesmas Jatiluwih kini berganti fungsi.

Ruangan tersebut tak lagi menjadi tempat bagi orang sakit tapi berubah jadi kantor Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih. Sehari-hari, lembaga ini mengatur keluar masuknya turis di Jatiluwih, terutama dari sisi pendapatannya.

Continue reading “Simalakama Penetapan Warisan Budaya Dunia”

Hotel Baru Tumbuh Serupa Jamur

hotel-baru

Tak ada lagi sawah yang bisa kami nikmati.

Biasanya, tiap musim hujan begini, sawah-sawah di sisi jalan Kerta Dalem, Sidakarya, Denpasar Selatan itu akan terlihat indah. Sawah-sawah terisi air, ada petani membajak dengan traktornya, sementara sesekali Gunung Agung akan terlihat di timur laut sana.

Continue reading “Hotel Baru Tumbuh Serupa Jamur”

Pura, antara Sakral vs Komersial

Apakah pura boleh menjadi tempat yang dikunjungi turis? Atau untuk sembahyang saja?

Polemik itu muncul setelah Gubernur Bali mengusulkan agar ada larangan bagi turis yang akan berkunjung ke pura. Pernyataan ini muncul setelah sebelumnya Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Continue reading “Pura, antara Sakral vs Komersial”

Maksiat itu di Pikiranmu, Sobat

“mikir-mikir lagi kalau mau ke #bali. terlalu banyak mudharatnya.”

Begitu kicauan (tweet) salah seorang pengguna twitter di akunnya sekitar tiga hari lalu. Aku menemukannya di antara ratusan kicauan dengan hash tag #bali. Kicauan itu langsung menggelitik pikiranku soal ironi turis domestik di Bali.

Continue reading “Maksiat itu di Pikiranmu, Sobat”

Kegembiraan Staf untuk Melatih Kerjasama

Di atas perahu karet di antara derasnya sungai Telaga Waja, Bali, kami berbagi tawa sekaligus melepas penat karena pekerjaan. Kami juga mengunjungi dua tempat di yang menyajikan keragaman Bali seperti halnya keragaman kami di VECO Indonesia.

Sabtu, 27 Maret lalu, 15 staf VECO Indonesia mengikuti staf gathering. Kegiatan yang diikuti 15 staf ini diadakan di sela Homeweek dan Badan Belajar Bersama (B3), dua kegiatan untuk mendiskusikan program dan kegiatan VECO Indonesia. Homeweek diikuti oleh staf Bagian Program termasuk empat Koordinator Lapangan di Jakarta, Jawa, Sulawesi, Nusa Tenggara Timur (NTT) 1, dan NTT 2. Sedangkan B3 diikuti oleh staf semua bagian seperti Publikasi, Keuangan, dan Administrasi.

Continue reading “Kegembiraan Staf untuk Melatih Kerjasama”