Pengalaman 24 Jam Detoks Digital saat Nyepi

Umat Hindu Bali sembahyang menjelang Nyepi 2022. Foto: Anton Muhajir.

Tahun ini, Nyepi di Bali bisa internetan lagi.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini sebagian warga di Bali masih bisa mengakses Internet dengan bebas merdeka. Penonaktifan akses Internet hanya terjadi pada pengguna jaringan seluler, bukan fiber optik.

Continue reading “Pengalaman 24 Jam Detoks Digital saat Nyepi”

Anomali Jargon Ajeg Bali

KKB-ajegbaliDari lahirnya, konsep ajeg Bali memang penuh kontroversi.

Ketika kelompok media Bali Post (KMB) menggulirkan ide Ajeg Bali, sebagian kecil intelektual di Bali melakukan resistensi. Meski tidak dalam skala besar dan terang-terangan, suara kritis dan sinis terhadap konsep ini masih terdengar.

Continue reading “Anomali Jargon Ajeg Bali”

Pura, antara Sakral vs Komersial

Apakah pura boleh menjadi tempat yang dikunjungi turis? Atau untuk sembahyang saja?

Polemik itu muncul setelah Gubernur Bali mengusulkan agar ada larangan bagi turis yang akan berkunjung ke pura. Pernyataan ini muncul setelah sebelumnya Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Continue reading “Pura, antara Sakral vs Komersial”

Harmoni Tradisi di Ketinggian Kelimutu

Tak hanya danau berwarnanya, budaya masyarakat di Kelimutu juga unik dan menarik.

Masyarakat setempat punya tradisi menghormati Gunung Kelimutu dengan tiga danau warna di atasnya. Tradisi ini dilakukan masyarakat yang juga beragam etnis dan agamanya.

Continue reading “Harmoni Tradisi di Ketinggian Kelimutu”

Lagi-lagi Perempuan jadi Kambing Hitam

Kenapa sih harus perempuan yang selalu dijadikan kambing hitam?

Pertanyaan itu langsung muncul di pikiranku setelah ngobrol dengan pembina, sekaligus penari, sendratari di Pesta Kesenian Bali (PKB) pagi tadi. Sendratari selama sekitar satu jam itu menceritakan dua bersaudara laki-laki, yang pada awalnya akur tapi kemudian berantem gara-gara merebutkan perempuan cantik.

Continue reading “Lagi-lagi Perempuan jadi Kambing Hitam”

Foreigners brave age-old pandanus battle ritual

Anton Muhajir, Contributor, Karangasem | Mon, 06/28/2010 10:00 AM | Bali

Maurizio Rosenberg Colorni was trapped in a fierce battle, but showed no fear in facing his enemy in the centuries-old ritual of pandanus battle, held during a special ceremony in the Tenganan Indigenous community in Karangasem, East Bali, recently.

Despite a wound in his neck and back, Colorni was brave enough to answer a local boy’s challenge to finish the duel.

Continue reading “Foreigners brave age-old pandanus battle ritual”