Lalu, Apa Lagi yang Kau Cari?

Dalam perjalanan menuju bandara, dua pesan masuk bersamaan.

Pertama dari lembaga yang sejak bulan lalu aku bantu untuk riset terkait keamanan komunikasi digital untuk aktivis lingkungan. Aku sedang bekerja sebagai konsultan mereka. Kedua dari lembaga lain yang dua tahun terakhir ini mendukung organisasi kami tak hanya secara internal, tetapi juga pelaksanaan program utama kami.

Continue reading “Lalu, Apa Lagi yang Kau Cari?”

Belajar Mengelola Organisasi dari Kerja Bakti

Lebih mudah mengurus sapi sepuluh kandang daripada manusia satu orang.

Pak Laurens, tetanggaku, mengutip omongan orangtuanya itu ketika kami sedang kerja bakti di banjar akhir pekan lalu. Omongan itu merujuk pada pekerjaan kami yang seolah tanpa koordinasi.

Continue reading “Belajar Mengelola Organisasi dari Kerja Bakti”

Kebahagiaan itu Kita Tentukan Sendiri, tapi..

Bahagia itu sederhana, makan rame-rame di pantai hanya salah satunya. Foto: Anton Muhajir.

Akhir tahun lalu, BPS mengeluarkan data menarik.

Dalam siaran pers pada 27 Desember 2021 itu, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Indeks Kebahagiaan Indonesia (IKI). Indeks tersebut dihasilkan dari survei tingkat kebahagiaan di seluruh provinsi di Indonesia.

Continue reading “Kebahagiaan itu Kita Tentukan Sendiri, tapi..”

Nyaman Trotoarnya, Sehat Bahagia Warganya

Jalan raya di Surabaya dengan trotoar lebar di kanan kirinya. Foto Anton Muhajir.

Kawasan Gubeng, Surabaya benar-benar memanjakan pejalan kaki.

Jalan raya rata-rata satu arah. Trotoar lebar, sekitar 3 meter. Nyaman. Tidak ada sama sekali pedagang kaki lima yang menguasai. Sepeda motor juga tak bisa sembarangan menggunakannya.

Continue reading “Nyaman Trotoarnya, Sehat Bahagia Warganya”

Wahai Losari, Apa yang Sebenarnya Kau Cari?

Pemandangan Pantai Losari pada November 2021. Foto Anton Muhajir.

Sejauh ini, kuliner Makassar masih juara bikin kangen.

Makanya, begitu mendarat di Makassar pada awal November lalu, aku langsung menuju kawasan Pelabuhan Paottere. Sudah terbayang-bayang ikan bakar dengan kuah santan dan sambal kacang salah satu rumah makan di sini.

Continue reading “Wahai Losari, Apa yang Sebenarnya Kau Cari?”

Melawan Kecemasan, Menghadapi Kenyataan

Hari-hari ini, hidup rasanya penuh dengan ketakutan.

Bahkan, ketika berada di tengah situasi yang seharusnya membuat kita penuh dengan kegembiraan sekalipun. Situasi ketika kita berada pada sebuah keriuhan, yang dulunya identik dengan kegembiraan, kini justru menciptakan ketakutan.

Continue reading “Melawan Kecemasan, Menghadapi Kenyataan”

Fuck you, I won’t do what you tell me!

Los Angeles, 3 Maret 1991 pukul 12:30 pagi hari.

Hari baru saja berganti ketika Rodney King mengendarai mobil Hyundai miliknya. Buruh bangunan itu selesai menonton pertandingan basket dan minum di rumah temannya. Dini hari itu, dia hendak pulang bersama dua temannya, Bryant Allen dan Freddie Helms.

Continue reading “Fuck you, I won’t do what you tell me!”

Masak Menjual Prinsip Hanya demi Rp 300 Ribu?

Ilustrasi: etikaetiket.blogspot.com

Sebuah agensi digital menghubungiku akhir tahun lalu.

Si mas dari agensi ini menawarkan kerja sama lumayan menarik. Mereka mau memasang tulisan advertorial di blogku untuk kliennya, salah satu perusahaan digital besar di negeri ini. Harganya Rp 300 ribu.

Continue reading “Masak Menjual Prinsip Hanya demi Rp 300 Ribu?”

Ironi Senyum Semringah para Penjarah

gatot-pujo-nugroho-ditahan-kpk_20150803_214714
Sumber foto Tribune News.

“Ini siapa, Yah?” tanya Satori pas kami lagi sarapan.

Dia menunjuk foto utama di halaman Hukum dan Politik koran Kompas yang aku baca dua hari lalu. Ada tersangka korupsi Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho sedang ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Continue reading “Ironi Senyum Semringah para Penjarah”