Hal yang Berbeda di Bajawa

Kuburan Bajawa

Perjalananku ke Bajawa, Ngada, Flores kali ini adalah yang kedua kali. Kunjungan pertama aku lakukan Januari tahun lalu. Waktu itu aku ke sana untuk membuat tulisan tentang para petani di kawasan Cagar Alam Watuata. Petani kopi yang juga warga adat di sana diusir oleh pemerintah atas nama konservasi. Demi menjaga hutan, warga adat itu diusir dari tanahnya sendiri.

Kunjunganku kali ini pun masih terkait dengan hal itu. Lapmas, LSM yang mengadvokasi para petani itu akan menyusun buku tentang hal tersebut bersama berbagai pihak yang terlibat termasuk pemerintah dan petani sendiri. Aku memfasilitasi mereka menyusun kerangka buku tersebut.

Continue reading “Hal yang Berbeda di Bajawa”

Dari Rebutan Lahan ke Pengolahan Hasil Pertanian

VECO Indonesia memfasilitasi petani mempertahankan tanah ulayatnya dan mengolah hasil pertanian untuk menaikkan harga jual. Tulisan berikut adalah artikel untuk LONTAR, media internal VECO Indonesia, LSM tempat aku kerja part time.

Advokasi Tanah di Kawasan Watuata
Sejak sebelum Indonesia merdeka, warga adat di tepi hutan Watuata, Kabupaten Ngada sudah hidup dari hasil pertanian mereka termasuk kopi. “Kami sudah di sini sejak zaman Belanda,” kata Vinsensius Loki, petani di kawasan sekitar 10 km barat kota Ngada itu. Secara turun temurun, petani menanam, merawat, dan memanen kopi di tepi maupun di dalam hutan yang mereka anggap milik sendiri. Hasil pertanian mereka dieskpor hingga Amerika Serikat.

Continue reading “Dari Rebutan Lahan ke Pengolahan Hasil Pertanian”

Memadukan Rantai Pertanian yang Berserakan

VECO Indonesia merajut rantai pengembangan pertanian berkelanjutan dari produksi hingga pemasaran. Tulisan ini adalah bagian pertama dari tulisan untuk LONTAR, media internal VECO Indonesia, LSM tempatku kerja part time..

Rovinia Jenia, 28 tahun, semangat bercerita. Dia mengangkat tutup lancing (tempat penyimpanan gabah) di gudang lalu menunjukkan gabah di dalamnya. “Di sini kami bisa menyimpan gabah sampai dua bulan,” katanya. Lancing, wadah dari anyaman bambu, itu jadi tempat menyimpan gabah sekaligus harapan.

Continue reading “Memadukan Rantai Pertanian yang Berserakan”