
Di balik tampang kalemnya, Ahmad Zamroni ternyata lucu sekali.
Fotografer majalah Forbes dan salah satu pendiri komunitas fotoponsel 1000 Kata itu tak hanya memberikan contoh-contoh fotonya yang ciamik dan apik. Dia juga suka mbanyol. Jadinya asyik.
maka, menulislah untuk berbagi, agar ceritamu abadi.

Di balik tampang kalemnya, Ahmad Zamroni ternyata lucu sekali.
Fotografer majalah Forbes dan salah satu pendiri komunitas fotoponsel 1000 Kata itu tak hanya memberikan contoh-contoh fotonya yang ciamik dan apik. Dia juga suka mbanyol. Jadinya asyik.
Di antara debu jalanan, Wayan Broklyn merekam suasana sekitarnya.
Mantan pengguna narkoba dengan jarum suntik atau injecting drug user (IDU) itu menggunakan BlackBerry untuk memotret. Tanpa melepas helm dan masih membawa tas punggung, Broklyn memotret orang-orang lewat, kendaraan hilir mudik, dan jalanan yang agak berantakan.
Metode pelatihan kami nyaris selalu berubah.
Begitu pula kali ini, Kelas Jurnalisme Warga angkatan ke-17. Kelas ini memang masih menggunakan metode sama dengan angkatan sebelumnya, menginap alias live in di tempat warga.
Continue reading “Belajar Jurnalisme Warga di Tempat Terbuka”
Sebenarnya, materi tentang pelatihan pers mahasiswa (persma) ini sudah pernah aku tulis. Tapi, mumpung ada cantolan terbaru, maka aku tulis lagi. Ada pembaruan berdasarkan hasil diskusi hari ini dengan teman-teman pegiat persma di Denpasar, Bali.
Materi ini disampaikan di Pelatihan Jurnalistik Mahasiswa Tingkat Lanjut (PJTL) Pers Mahasiswa Media Ekonomika (Medikom) Minggu kemarin.
Pelatihannya terlalu singkat, hanya satu jam. Itu pun harus buru-buru karena harus menunggu pembicara sebelumnya dan kemudian ditunggu pembicara selanjutnya. Diskusi juga tak terlalu menarik karena minim banget respon dari peserta. Agak acak adut pelaksanaan kegiatannya.

Hanya dalam waktu sekitar 4 jam, anak-anak SD itu bisa membuat koran sendiri.
Empat jam itu pun masih dikurangi satu jam materi dan sekitar 30 menit untuk seleksi tim yang lolos. Jadi, total waktu mereka membuat koran cilik tersebut sekitar 2,5 jam. Tak kusangka. Ternyata mereka bisa menyelesaikan koran tersebut dalam waktu demikian cepat meski isi dan tampilan korannya sederhana.
Semalam Agung Pushandaka, teman di Bali Blogger Commnity (BBC) kirim pesan pendek. Dia bilang bencana koneksi internet pas pelatihan blog di Klungkung sudah diunggah (upload) ke Youtube dan bisa dinikmati di Facebook. Lalu, pagi ini aku melihat video yang diambil Minggu lalu tersebut.
Karena tumben nonton kegiatan BBC dalam bentuk video, maka video ini membuatku antusias. Segera saja aku masukin di blog. Dan, inilah video hasil kerja keras si kapten tim futsal BBC tersebut.