Tak Ada Lagi Rumah Kedua Kami

Hampa rasanya melihat bangunan itu.

Tidak ada lagi ruangan kumuh penuh tumpukan koran dengan pintu kusam tempat kami pernah membangun masa-masa penuh gairah sebagai mahasiswa. Tidak ada lagi tempat di mana kami selalu merasa kembali ke 10 atau 15 tahun silam.

Continue reading “Tak Ada Lagi Rumah Kedua Kami”

Agar Pelatihan Persma Lebih Tepat Guna

Sekadar perbaruan saja, sih.

Sebenarnya, materi tentang pelatihan pers mahasiswa (persma) ini sudah pernah aku tulis. Tapi, mumpung ada cantolan terbaru, maka aku tulis lagi. Ada pembaruan berdasarkan hasil diskusi hari ini dengan teman-teman pegiat persma di Denpasar, Bali.

Continue reading “Agar Pelatihan Persma Lebih Tepat Guna”

Agar Pelatihan Persma Lebih Tepat Guna

Musim pelatihan jurnalistik untuk mahasiswa telah tiba.

Pelatihan ini biasanya diadakan pada bulan-bulan ketiga atau keempat setelah mahasiswa baru masuk di kampus barunya. Urutan kegiatannya ini, biasanya dimulai dari kegiatan di tingkat kampus. Pada bulan pertama, mahasiswa baru sibuk dengan urusan kampus baru. Pada bulan kedua mulai sibuk di tingkat fakultas dan atau jurusan. Pada bulan ketiga atau keempat, barulah sibuk di tingkat unit kegiatan mahasiswa atau organisasi kemahasiswaan lain.

Continue reading “Agar Pelatihan Persma Lebih Tepat Guna”

Cerita Menggugah Lewat Berita Kisah

Materi ini disampaikan di Pelatihan Jurnalistik Mahasiswa Tingkat Lanjut (PJTL) Pers Mahasiswa Media Ekonomika (Medikom) Minggu kemarin.

Pelatihannya terlalu singkat, hanya satu jam. Itu pun harus buru-buru karena harus menunggu pembicara sebelumnya dan kemudian ditunggu pembicara selanjutnya. Diskusi juga tak terlalu menarik karena minim banget respon dari peserta. Agak acak adut pelaksanaan kegiatannya.

Continue reading “Cerita Menggugah Lewat Berita Kisah”

Bisakah Mewujudkan Independensi Pers Mahasiswa?

Tulisan ini diolah lagi dari emailku pada salah satu penggiat pers mahasiswa (Persma) di Malang.

Melalui email, dia bertanya kepadaku tentang beberapa hal terkait persma. Misalnya tentang profesionalisme persma, netralitas, juga new media. Jawabanku ini lebih banyak berdasarkan pengalaman ketika aktif di persma Akademika (1998-2002) plus selama jadi wartawan sejak 2001 lalu.

Continue reading “Bisakah Mewujudkan Independensi Pers Mahasiswa?”

Banyak Peluang. Ayo Gunakan.

Dibandingkan 10 tahun, pers mahasiswa sekarang punya peluang jauh lebih banyak untuk berkembang.

Pikiran itu muncul lagi selama dua hari ini mengikuti pelatihan new media untuk persma di Denpasar. Pelatihan ini kerja bareng Persma Akademika dan Sloka Institute. Pesertanya para penggiat persma di Bali.

Continue reading “Banyak Peluang. Ayo Gunakan.”

Pers Mahasiswa, Gunakanlah New Media

Ketika media arus umum bergairah mengantisipasi gelombang new media, pers mahasiswa justru tenggelam.

Karena itu, pers mahasiswa (Persma) harus lebih sigap menghadapi perubahan ini. Mereka tak boleh melulu mengandalkan romantisme sebagai pers alternatif dari media arus utama (mainstream) saat ini.

Continue reading “Pers Mahasiswa, Gunakanlah New Media”