Mengulas Karya Terbaik di UU Project

Mandi Debu. Foto Shinta Annisa (Palembang)

Maaf agak telat membahas karya-karya terbaik dalam lomba foto UU Project.

Mohon maklum saja. Ini proyek probono alias modal kebaikan hati yang juga dikerjakan sambil cari amunisi. Jadi, ketika ada pekerjaan lain yang membuat dapur mengepul, urusan kerja sosial pun dikesampingkan dulu.

Continue reading “Mengulas Karya Terbaik di UU Project”

Teknik Memotret dengan Ponsel Pintar

citizen reporterBagi pewarta warga, ponsel pintar adalah senjata utama.

Dengan ponsel ini, warga bisa merekam hal-hal menarik di sekitarnya. Saat ini, semua ponsel pintar, dari yang paling canggih dan mahal hingga yang tiruan dan murah, pasti dilengkapi kamera.

Continue reading “Teknik Memotret dengan Ponsel Pintar”

Matinya Telepon Umum Kita

wpid-2013-10-15-07.55.43.jpg

Habis makan sate kambing di Jalan Kaliasem Denpasar pagi ini, aku dan Satori jalan-jalan di sekitar warung.

Salah satu yang menarik adalah masih adanya telepon umum di jalan ini. Bisa jadi karena di jalan ini juga ada kantor Telkom. Tapi, meskipun berada di dekat kantor Telkom, nyatanya telepon umum itu tak terurus.

Continue reading “Matinya Telepon Umum Kita”

UU Project Bersama Pelajar dan Warga

Di antara debu jalanan, Wayan Broklyn merekam suasana sekitarnya.

Mantan pengguna narkoba dengan jarum suntik atau injecting drug user (IDU) itu menggunakan BlackBerry untuk memotret. Tanpa melepas helm dan masih membawa tas punggung, Broklyn memotret orang-orang lewat, kendaraan hilir mudik, dan jalanan yang agak berantakan.

Continue reading “UU Project Bersama Pelajar dan Warga”

Smartphone, Alat Liputan dalam Genggaman

Jauh banget beda dulu dan sekarang.

Dulu itu kira-kira 10 atu 15 tahun silam. Belum terlalu lama, sih. Tapi, dalam 10 atau 15 tahun tersebut banyak sekali perbedaannya. Alat-alat berat yang dulu jadi perlengkapan ketika liputan, kini bahkan bisa masuk kantung.

Continue reading “Smartphone, Alat Liputan dalam Genggaman”