Menghindari Pengintaian Mata-mata dalam Genggaman

Digital security and online privacy discussion in Sloka Institute. Christo from Tactical Tech shares his experience and opinion about how government and private companies use data dan metadata from users without their concerns.

Telepon seluler adalah alat mata-mata terbesar yang pernah ditemukan.

Dulu kala, pengintaian dilakukan secara konvensional. Mata-mata, misalnya polisi, secara diam-diam akan mengikuti ke mana pun kita pergi. Kita tak tahu mereka sedang mengawasi.

Continue reading “Menghindari Pengintaian Mata-mata dalam Genggaman”

Kabar Gembira dari Alumni Jurnalisme Warga

Sebuah kejutan datang dari salah satu teman awal Januari lalu.

Dia mendadak kirim email, mengabarkan dia diterima di salah satu media besar di Indonesia. Teman cewek, yang sebenarnya lebih akrab di dunia maya ini, itu memberi subjek emailnya: Terima kasih.

Continue reading “Kabar Gembira dari Alumni Jurnalisme Warga”

Kelas Jurnalisme Warga Nyaris Hatrick

puspadibali

Ini tumben sampai ada pelatihan seminggu berturut-turut.

Sabtu – Minggu lalu pelatihannya di Yayasan Pusat Pemberdayaan Disabilitas (Puspadi) Bali. Pelatihan dua hari tersebut adalah kegiatan rutin Kelas Menulis Jurnalisme Warga Sloka Institute.

Continue reading “Kelas Jurnalisme Warga Nyaris Hatrick”

Belajar Jurnalisme Warga di Tempat Terbuka

Metode pelatihan kami nyaris selalu berubah.

Begitu pula kali ini, Kelas Jurnalisme Warga angkatan ke-17. Kelas ini memang masih menggunakan metode sama dengan angkatan sebelumnya, menginap alias live in di tempat warga.

Continue reading “Belajar Jurnalisme Warga di Tempat Terbuka”

Kelas Jurnalisme Warga untuk Difabel

Sambil duduk di kursi roda, I Wayan Karmen melakukan wawancara.

Tubuh ringkih Karmen berbanding terbalik dengan kuatnya narasumber, Ni Nengah Widiasih. Karmen anak laki-laki berusia 12 tahun. Sejak umur 6 tahun dia mengalami semacam penyakit yang membuat kedua tulang kakinya lumpuh. Karena itu, Karmen harus berjalan dengan kursi roda.

Continue reading “Kelas Jurnalisme Warga untuk Difabel”

Kini, Warga pun Lebih Mudah Bersuara

Bosan juga kalau terus cari masalah.

Karena itulah, ketika diajak oleh CIPG untuk membuat riset tentang media di Bali, kami pilih topik ini, bagaimana dampak perkembangan teknologi informasi terhadap partisipasi warga dalam jurnalisme warga.

Biasanya kan orang kalau riset suka mulai dengan mencari masalah. Maka, kami kali ini pilih mencari peluang. Sekalian sambil menyelam bikin riset, kami minum bir untuk melakukan refleksi terhadap apa yang sudah kami kerjakan selama lima tahun ini.

Kami ingin melihat sejauh mana perkembangan internet di Bali berdampak pada partisipasi warga dalam pengelolaan BaleBengong, Continue reading “Kini, Warga pun Lebih Mudah Bersuara”