
Hidup orang zaman sekarang terlalu banyak tagihan.
Dalam sebulan, bisa harus bayar lebih dari lima kali. Listrik, pulsa telepon, Internet, asuransi, kartu kredit, dan banyak lagi.
maka, menulislah untuk berbagi, agar ceritamu abadi.

Hidup orang zaman sekarang terlalu banyak tagihan.
Dalam sebulan, bisa harus bayar lebih dari lima kali. Listrik, pulsa telepon, Internet, asuransi, kartu kredit, dan banyak lagi.

Di balik tampang kalemnya, Ahmad Zamroni ternyata lucu sekali.
Fotografer majalah Forbes dan salah satu pendiri komunitas fotoponsel 1000 Kata itu tak hanya memberikan contoh-contoh fotonya yang ciamik dan apik. Dia juga suka mbanyol. Jadinya asyik.
Kebingungan menyergap kami saat mendarat di Singapura.
Begitu tiba di Harbourfront Center, pelabuhan penghubung antara Singapura dengan Tanjung Balai Karimun, Riau, kami bingung harus ke mana. Semua tak semudah yang kami bayangkan sebelumnya.
Continue reading “Kebingungan dan Kegembiraan di Negeri Jiran”
Aaaah, lega rasanya sungguh tiada tara.
Rabu sekitar pukul 9 malam, pesawat KLM yang kami tumpangi mendarat di Bali. Dua setengah jam sebelumnya, kami deg-degan dalam ketidakpastian.
Continue reading “Menjajal Liburan di Negara Kota Serba Mahal”
Tulisan ini lahir setelah membaca tulisan di Kompas Klass.
Topik tulisan Abang Edwin SA di kolom Peranti itu tentang aplikasi mobile blogging alias ngeblog sambil bergerak. Ada beberapa aplikasi untuk ngeblog sambil bergerak. Misalnya WordPress, Blogsy, dan Byword.
Tahun ini, kami merayakan Lebaran dengan suasana berbeda. Meriah.
Lokasi Lebarannya di Bengkalis, salah satu pulau di Provinsi Riau. Pulau ini dekat perbatasan antara Indonesia dan Malaysia. Hanya dua jam sudah sampai Malaka, kota pesisir barat Malaysia.

Jalan-jalan ke mana jika hanya punya waktu setengah hari di Kuala Lumpur?
Aku juga tidak tahu ke mana tempat terbaiknya. Karena itu aku sekadar menuruti kata hati saja. Jalan kaki dari pusat kota ke kota tua Kuala Lumpur pada hari terakhir di Kuala Lumpur akhir Mei lalu.

Malaysia ternyata tak setertutup yang aku kira.
Sebelum akhirnya mengenal langsung negara serumpun ini, aku punya beberapa anggapan miring tentang Malaysia. Salah satunya tentang betapa konservatifnya negara kerajaan ini.
Continue reading “Terkesima Keterbukaan dan Kemajuan Malaysia”