Tulisan Berkurang, Kegiatan Bertambah

Ini sekaligus semacam refleksi, meskipun terlambat, tentang blogging ataupun kegiatan Bali Blogger Community (BBC) selama tahun 2009. Sebab tema ini pula yang kami diskusikan pada siaran di Radio Bali FM, Minggu malam kemarin. Siaran bertema Refleksi Blogging di Tahun 2009 tersebut merupakan siaran perdana di tahun 2010.

Aku ikut siaran semalam bersama dr Oka Negara dan Winarto. Januari ini merupakan bulan keempat sejak siaran perdana pada 4 Oktober lalu. Wah, tak terasa. Ternyata sudah empat bulan BBC siaran di Bali FM tiap Minggu malam.

Continue reading “Tulisan Berkurang, Kegiatan Bertambah”

Berkaca, Berencana, Bekerja!

Rapat Akhir Tahun Sloka Institute

Kami mengakhiri tahun 2009, untuk kemudian mengawali tahun 2010, di tepi Danau Batur, Desa Toyabungkah, Kecamatan Kintamani, Bangli. Ibaratnya sambil menyelam minum air. Sebab tak hanya lari dari keriuhan Denpasar saat perayaan pergantian tahun, kami sekalian merencanakan program Sloka Institute setidaknya untuk satu tahun ke depan.

Lokasi ini berada di dekat Danau Batur, Kintamani. Perlu waktu sekitar 1,5 jam dari Denpasar untuk ke tempat ini. Dari Penelokan, titik di mana wisatawan biasa menikmati Danau dan Gunung Batur, kami turun menempuh jalan agak berkelok. Di akhir turunan ini di Desa Kedisan, akan ada pertigaan. Toyabungkah ke arah kiri melewati batu-batu hitam berukuran sampai setinggi 2-3 meter sepanjang jalan. Ini jadi pemandangan tersendiri menuju lokasi.

Continue reading “Berkaca, Berencana, Bekerja!”

Kini Petani yang Memegang Kendali

Petani TTU

Pelajaran menarik dari liputan di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Nusa Tenggara Timur 4-6 Desember lalu adalah tentang bagaimana petani membalik posisi mereka. Dari yang semula tergantung pada tengkulak dan dicurangi pembeli kini mereka yang memegang kendali atas politik dan ekonomi.

Semua kekuatan itu diperoleh setelah mereka sadar bahwa kekuatan-kekuatan mereka terlalu kecil kalau melawan dengan jalan masing-masing. Maka mereka pun memadukan kekuatan-kekuatan kecil itu jadi satu kekuatan bersama, organisasi petani.

Continue reading “Kini Petani yang Memegang Kendali”

Cermin Buruknya Pelayanan Publik

Pesawat Batavia

Akhir Oktober lalu, aku harusnya pergi ke Sumba, Nusa Tenggara Timur untuk liputan tentang pelayanan publik terutama di bidang kesehatan dan pendidikan. Liputan tersebut untuk majalah ACCESS, yang diterbitkan Sloka Institute untuk media informasi program ACCESS Tahap II.

Namun dua hari menjelang keberangkatan, aku ditelpon perusahaan penerbangan Trans Nusa, satu dari dua maskapai yang melayani penerbangan ke Sumba. Si mbak menelpon bilang kalau penerbangan ke Sumba dibatalkan karena alasan operasional. Tidak jelas masalah operasional itu seperti apa.

Continue reading “Cermin Buruknya Pelayanan Publik”

Memantau Dewan Lewat Laman

Website DPR Minnesota

Untuk penulisan tentang indikator kinerja pemerintah daerah, aku terhubung dengan laman (website) Local Governance Support Program (LGSP). Program dari USAID, lembaga donor dari Amerika Serikat ini, bertujuan untuk mendukung pemerintah daerah agar lebih terbuka, demokratis, dan partisipatif. Dari website ini pula aku  memperoleh referensi menarik tentang bagaimana mengukur kinerja pemerintah daerah.

LGSP memberikan dua negara lain sebagai perbandingan untuk mengukur kinerja, Amerika Serikat dan India. Membandingkan AS, sang adidaya yang jadi acuan banyak negara dengan Indonesia mungkin terlalu jauh. Tapi tak ada salahnya berkaca dari sana. Salah satunya adalah tentang bagaimana website menjadi alat efektif untuk memantau kinerja lembaga negara, termasuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Continue reading “Memantau Dewan Lewat Laman”

Kiamat 2012 dan Kecelakaan MUI

“2012” bisa jadi adalah film terlaris saat ini di Indonesia ini. Di Bandung, menurut koran Pikiran Rakyat, dalam waktu lima hari saja penonton film ini sudah mencapai 90 ribu orang. Sebagai perbandingan, jumlah penonton film laris lain, Harry Potter and The Half-Blood Prince ditonton 77 ribu orang dan Transformers: Revenge of the Fallen 69 ribu penonton.

Di Bali, film ini juga mengundang antrian panjang. Beberapa teman di Bali yang mau nonton film ini terpaksa gigit jari tak jadi nonton karena tak kebagian tiket. Aku baca di Radar Bali, antrian sepanjang itu memang belum pernah terjadi sebelumnya di bioskop-bioskop di Bali.

Continue reading “Kiamat 2012 dan Kecelakaan MUI”

Berikan Dukungan Bukan Ketakutan

Diskusi Jurnalisme Warga Dewan Pers

Pertanyaan yang langsung muncul setelah melihat nama pembicara diskusi Jurnalisme Warga tersebut adalah, “Kenapa mesti dia?”. Pertanyaan itu muncul begitu saja setelah baca nama KRMT Roy Suryo Notodiprojo sebagai salah satu pembicara di diskusi yang diadakan Dewan Pers di Denpasar hari ini.

Dalam undangan resmi yang dikirim panitia, pembicara yang akan hadir di diskusi tersebut adalah Bambang Harymurti (Anggota Dewan Pers), Priyambodo RH (Kantor Berita Antara/ Direktur Eksekutif Lembaga Pers Dr Soetomo), dan Enda Nasution (Ketua Blogger Indonesia). Btw, sejak kapan blogger Indonesia ada ketuanya? 🙂

Continue reading “Berikan Dukungan Bukan Ketakutan”

Kekuatan Suara dari Ranah Maya

Hanya dalam waktu sembilan hari target satu juta pendukung itu telah tercapai. Lalu kata apa yang tepat selain, “luar biasa!”.

Pada Sabtu (7/11) sekitar pukul 1 siang, pendukung Gerakan 1 Juta Facebookers Dukung Chandra Hamzah & Bibit Samad Rianto itu telah mencapai 1,016,507 Facebookers alias pemilik akun Facebook. Chandra Hamzah dan Bibit Samad Rianto adalah dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang ditahan oleh Polri dengan tuduhan berubah-ubah.

Continue reading “Kekuatan Suara dari Ranah Maya”

Subak pun Dijual di Malaysia

Sebuah email datang di inbox kemarin sore. Pengirimnya Sugi Lanus, teman yang lebih banyak berdiskusi di dunia maya ketimbang bertemu muka. Isi emailnya: Subak sudah pindah ke Malaysia.

Sugi memberikan tautan ke website Restoran Subak di Malaysia. Alamat situs restoran itu pakai identitas Malaysia di belakangnya (com.my). Aku cek alamat tersebut. Walah, ternyata benar. Nama subak yang digunakan restoran tersebut memang mentah-mentah diambil dari Bali.

Continue reading “Subak pun Dijual di Malaysia”