Membandingkan Castro, Obama, dan SBY di Twitter

Laporan terakhir @Presiden_RI sudah tujuh bulan lalu  meski jumlah pengguna dari Indonesia terus bertambah.

Jumlah pengguna twitter di Indonesia terus bertambah. Lembaga riset yang fokus tentang dunia digital, comScore, mengatakan pertumbuhan pengguna twitter di Indonesia paling  tinggi di antara 41 negara lain yang diteliti mereka pada Juni lalu. Menurut comScore,  20,8 persen pengguna internet di Indonesia mengakes situs laporan singkat (micro blogging) ini.

Continue reading “Membandingkan Castro, Obama, dan SBY di Twitter”

Mengulas iPad Karena Kepepet

Review (ulasan) ini aku buat karena banyak teman yang memintanya.

Maka, baikkah. Aku akan membuatnya. Tapi, sori kalo bahasanya bukan ala pengulas yang sudah biasa mengulas produk. Aku tak biasa mengulas sebuah produk apalagi gadget canggiah macam iPad ini. Anggap saja ini ulasan kepepet. #Maksa..

Continue reading “Mengulas iPad Karena Kepepet”

Dewan yang Keblinger, Gunakanlah Twitter


Daripada mengusulkan Rumah Aspirasi, anggota DPR mending membuat akun twitter.

Jadi, tak perlu lagi ada tambahan anggaran sekitar Rp 200 juta untuk tiap anggota Dewan yang terhormat tersebut. Dengan demikian tak perlu lagi ada beban tambahan Rp 436 miliar uang negara yang dipakai anggota Dewan.

Continue reading “Dewan yang Keblinger, Gunakanlah Twitter”

Tak Perlu Berisik Kalau Ngetik

Sekitar empat tahun lalu aku membayangkan. Tengah malam sambil berbaring di kasur aku punya ide. Lalu, saat itu juga aku bisa menuliskan atau sekadar menyimpannya di dalam komputer.

Imajinasi itu terjawab oleh komputer jinjing alias laptop. Tapi, membawa laptop ke tempat tidur bukan hal yang tepat. Pertama, laptop terlalu berat. Kedua, laptop tak bisa dipakai sambil rebahan. Kalau mau nekat sih bisa-bisa saja. Tapi, laptop tetap belum bisa menjawab kebutuhan itu.

Continue reading “Tak Perlu Berisik Kalau Ngetik”

Maksiat itu di Pikiranmu, Sobat

“mikir-mikir lagi kalau mau ke #bali. terlalu banyak mudharatnya.”

Begitu kicauan (tweet) salah seorang pengguna twitter di akunnya sekitar tiga hari lalu. Aku menemukannya di antara ratusan kicauan dengan hash tag #bali. Kicauan itu langsung menggelitik pikiranku soal ironi turis domestik di Bali.

Continue reading “Maksiat itu di Pikiranmu, Sobat”

Agar Tulisan Kita Bisa Dipercaya

Percayalah sama status Luna Maya di twitter daripada infotainmen.

Sebab, status Luna Maya di twitter adalah pernyataan resminya sedangkan infotainmen merupakan tafsir mereka terhadap status itu. Luna Maya adalah sumber pertama, infotainmen sumber kedua.

Continue reading “Agar Tulisan Kita Bisa Dipercaya”

Lagi-lagi Perempuan jadi Kambing Hitam

Kenapa sih harus perempuan yang selalu dijadikan kambing hitam?

Pertanyaan itu langsung muncul di pikiranku setelah ngobrol dengan pembina, sekaligus penari, sendratari di Pesta Kesenian Bali (PKB) pagi tadi. Sendratari selama sekitar satu jam itu menceritakan dua bersaudara laki-laki, yang pada awalnya akur tapi kemudian berantem gara-gara merebutkan perempuan cantik.

Continue reading “Lagi-lagi Perempuan jadi Kambing Hitam”

Cepat Saji Tak Selalu Bikin Ngeri

Para remaja itu terus saja mengatakan, fast food itu buruk terhadap kesehatan. Lha, bagaimana kalau fast food itu pakai bahan organik?

Mereka mengatakannya ketika ditanya juri dalam seleksi remaja Duta Pangan Sehat VECO Indonesia, Sabtu ini. Ada 16 remaja yang ikut tahap final ini. Dari 16 itu, separuh di antaranya akan dipilih sebagai duta tersebut. Totalnya akan ada 12 remaja. Empat remaja lain diseleksi dari Boyolali dan Solo.

Continue reading “Cepat Saji Tak Selalu Bikin Ngeri”

Menanti Sajian Khas Negeri Sendiri

Garuda Indonesia harusnya lebih banyak menyediakan menu khas negerinya sendiri daripada menyuguhkan roti.

Karena belum makan malam, aku mengharapkan ada suguhan makan di penerbangan antara Surabaya – Denpasar, Selasa malam kemarin. Aku berharap pramugari cantik itu menyajikan satu porsi nasi lengkap dengan lauk ayam atau ikan laut. Apa daya, dia tak menyajikan menu yang aku harapkan.

Continue reading “Menanti Sajian Khas Negeri Sendiri”