Rumput Kita Memang Lebih Menggoda

Meski belum sempurna, demokrasi di Indonesia melangkah lebih maju dibanding tetangga.

Setidaknya itu yang terasa dalam pertemuan pegiat organisasi non-pemerintah (Ornop) Asia di Nusa Dua pada 8-9 Desember lalu. Kegiatan paralel untuk Bali Democracy Forum (BDF) III ini diikuti sekitar 25 pegiat Ornop dari 11 negara di Asia termasuk Timor Leste, Filipina, Thailand, Myanmar, Korea Selatan, dan lain-lain.

Continue reading “Rumput Kita Memang Lebih Menggoda”

Kehebatan & Kesederhanaan Singgih

Tak hanya jadi tempat pamer kreativitas, Bali Creative Festival (BCF) juga tempat belajar dari orang-orang hebat.

Salah satunya dari Singgih Kartono, penemu radio dari kayu. Dia berbicara pada talkshow tentang green creation and lifestyle bersama Paula dari Ecolabel di tenda talkshow BCF, Minggu (5/12) kemarin.

Continue reading “Kehebatan & Kesederhanaan Singgih”

Meriahnya Kreativitas Anak Muda Bali

Kalian pikir Bali cuma punya pelukis, penari, perajin, dan semacamnya. Ah, jadul amat.

Bali punya bejibun anak-anak muda kreatif. Oh ya, tak hanya kreatif tapi juga gila dengan ide-ide baru. Itu setidaknya tergambar pada Pecha Kucha Night (PKN) di Bali Creative Festival (BCF) Sabtu malam lalu.

Continue reading “Meriahnya Kreativitas Anak Muda Bali”

Menteri yang Gagal Berkomunikasi

Membaca tulisan CNN Indonesia: Twitter nation, menyadarkan lagi pada kegagalan Tifatul Sembiring untuk berkomunikasi.

Dibanding mengutip komentar dari menteri yang mengurusi komunikasi dan teknologi informasi, CNN lebih memilih Enda Nasution untuk berkomentar. Makna di baliknya, untuk urusan teknologi informasi, media asing lebih percaya pada Enda daripada Tifatul.

Continue reading “Menteri yang Gagal Berkomunikasi”

Di Bali, Sinergi itu Masih Mimpi

Di Jakarta, media dunia maya bersinergi digdaya dengan media arus utama. Di Bali masih jauh panggang dari api.

Banyak contohnya. Dua di antaranya yang terbukti ampuh adalah ketika media arus utama memberitakan penahanan Prita Mulyasari. Prita adalah konsumen yang dipenjara gara-gara emailnya tentang keluhan terhadap pelayanan rumah sakit bocor ke ranah publik. Prita dipenjara dengan tuduhan pencemaran nama baik. Dia pun ditahan.

Continue reading “Di Bali, Sinergi itu Masih Mimpi”

Teknologi Informasi Mencerabut Kemanusiaan Kita

Aku pikir teknologi informasi hanya mendorong perubahan dunia nyata ke arah lebih positif. Ternyata itu tak sepenuhnya benar.

Yanuar Nugroho, peneliti dari Manchester University, Inggris menunjukkan hal sebaliknya. Dunia maya ini ternyata malah mencerabut nilai dari kemajuan teknologi informasi itu sendiri. Yanuar tak hanya berteori tapi juga memberikan contoh-contoh ironi ini ketika berdiskusi di Sloka kemarin dengan teman-teman pegiat gerakan masyarakat sipil di Bali.

Continue reading “Teknologi Informasi Mencerabut Kemanusiaan Kita”

Pers Mahasiswa, Gunakanlah New Media

Ketika media arus umum bergairah mengantisipasi gelombang new media, pers mahasiswa justru tenggelam.

Karena itu, pers mahasiswa (Persma) harus lebih sigap menghadapi perubahan ini. Mereka tak boleh melulu mengandalkan romantisme sebagai pers alternatif dari media arus utama (mainstream) saat ini.

Continue reading “Pers Mahasiswa, Gunakanlah New Media”

Mereka yang Mesum, Bukan Erwin!

Siang ini Erwin Arnada akhirnya resmi ditahan oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Erwin, mantan Pemimpin Redaksi Playboy Indonesia, dituduh melanggar kesusilaan.

Vonis ini masih kontroversi. Sebagian orang, terutama pegiat kebebasan pers di Indonesia, menilai vonis tersebut tidak tepat karena tidak menggunakan Undang-undang (UU) Pers No 40 tahun 1999. Majalah Playboy Indonesia adalah produk jurnalistik. Karena itu dia pun harus diadili dengan UU yang mengatur tentang pers.

Continue reading “Mereka yang Mesum, Bukan Erwin!”

Mereka Tetap Bangga Mengaku Indonesia

SBY membatalkan kunjungan ke Belanda akibat ancaman dari simpatisan Republik Maluku Selatan (RMS). Demikian bencikah orang-orang keturunan Maluku itu pada Indonesia?

Pengalamanku dengan mereka menunjukkah hal sebaliknya. Orang-orang Belanda keturunan Maluku itu selalu saja bangga punya hubungan dengan Indonesia. Memang, sih, ini hanya pengamatan sangat dangkal dari dua kali kejadian. Tapi, aku tetap menangkap kuatnya perasaan bangga sebagai bagian dari Indonesia itu ketika berbincang dengan mereka.

Continue reading “Mereka Tetap Bangga Mengaku Indonesia”

Jejaring Sosial Memperluas Jangkauan

Tulisan ini ringkasan dari materi berbagi pengalaman mengelola publikasi VECO Indonesia pada pelatihan media online untuk lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Pelatihan di Bogor pada 31 Agustus – 2 September 2010 ini diikuti mitra VECO Indonesia, Koalisi Rakyat Kuntuk Kedaulatan Pangan (KRKP) dan Aliansi Petani Indonesia (API), serta lembaga jaringan VECO Indonesia, Prakarsa dan Bina Desa. Aku berbagi cerita mengelola website VECO Indonesia, termasuk social media (jejaring sosial) di dalamnya.

Continue reading “Jejaring Sosial Memperluas Jangkauan”