Kabar Bergambar Bani Sehari-hari

Setelah lupa dan terus lupa, blog Bani akhirnya terupdate juga. Alamat blog ini sebenarnya sudah jadi sejak awal tahun ini. Cuma, sering lupa kalau mau update.

Karena lupa terus, maka kami hampir tak pernah masukin tulisan di sana. Jadilah foto-foto saja yang ada di sana. Mengelola blog foto sepertinya jauh kebih mudah dibanding blog tulisan.

Continue reading “Kabar Bergambar Bani Sehari-hari”

Memberi Bintang untuk Anak Kesayangan

Seminggu berjalan, kami melihat bintang untuk Bani lumayan berhasil. Setidaknya hingga minggu ini.

Bintang itu kami berikan setelah selama empat bulan sekolah TK, Bani masih juga terlihat tak menikmati kelasnya. Dia sering tak bersemangat ketika masuk kelas. Dia akan menundukkan kepala, sekali-kali minta ditemenin hingga masuk kelas, atau bahkan tidak mau ditinggal.

Continue reading “Memberi Bintang untuk Anak Kesayangan”

Bersama Bani Pekan Ini

Sekadar update soal Bani, anak kami.

Jumat pekan lalu, Bani ikut Architecture for Kids di Popo Danes Architecture. Kegiatan hampir seharian ini diikuti anak-anak TK dan SD. Materinya soal membuat gambar, membangun rumah, dan seterusnya. Anak-anak tetangga kami turut serta. Meski belum TK, Bani dikasih izin untuk ikut serta.

Continue reading “Bersama Bani Pekan Ini”

Ke Serangan Menikmati Ikan Panggang

Melihat ikan panggang itu dipamerkan, air liurnya serasa menetes tak tertahankan.

Maka, begitu usai liputan sekitar 2,5 jam kemudian, aku pun mampir ke salah satu warung di sisi jalan masuk Desa Serangan, Denpasar Selatan tersebut. Warung-warung ini menjual menu khas desa di sisi selatan Denpasar ini, ikan panggang.

Continue reading “Ke Serangan Menikmati Ikan Panggang”

Foto Kampung Bareng Ponakan

Mampir kampung kelahiran minggu lalu, 13-15 Juni 2010 setelah liputan di Jogja, Solo, dan Boyolali. Singgah di Mencorek, Brondong, Lamongan lewat darat dari Solo, Jombang, Tuban, dan Lamongan sambil menikmati rusaknya jalan.

Ini beberapa foto, terutama pas jalan-jalan di Pelabuhan Nelayan, Jompong, Brondong, Lamongan bareng tiga ponakan: Zaki, Asrul, dan Ditya. Foto-foto lain ada di flickr. Menurutku, objek di sana asik juga untuk dipotret. 🙂

Continue reading “Foto Kampung Bareng Ponakan”

Besok Itu Apa, Yah?

Pagi ini kami sudah siap berangkat ke Bedugul. Sloka Institute mengadakan pelatihan tentang parlemen untuk kader muda partai politik di Bali mulai hari ini sampai Rabu depan. Aku tidak masuk panitia, hanya pembantu umum untuk program pendidikan parlemen bekerja sama dengan Indonesian Parlemantary Centre (IPC) dan Uni Eropa tersebut. Aku dan Bani kebagian ke sana belakangan karena harus menunggu fasilitator yang baru datang dari Jakarta.

Sejak dari rumah aku sudah tidak tega mengajak Bani. Dari dua hari lalu dia agak batuk dan demam. Maunya biar dia istirahat saja. Tapi kemarin dia malah hampir seharian ikut pelatihan internet di Yakkum dengan teman-teman Bali Blogger Community (BBC) karena tidak mau ditinggal di rumah.

Continue reading “Besok Itu Apa, Yah?”

Bersembahyang Sambil Jalan-jalan ke Menjangan

Pulau Menjangan

Seekor menjangan berdiri di pasir menyambut kami ketika baru berlabuh di dermaga selatan Pulau Menjangan Rabu (14/10) kemarin. Hewan seukuran anjing besar itu sepertinya masih muda. Sebab selain wajahnya yang masih imut-imut juga karena dia belum bertanduk sama sekali.

Menjangan itu berdiri di atas pasir putih. Dia sesekali melihat ke arah kami. Dia terlihat mencari air untuk minum karena berkali-kali memasukkan mulutnya ke air laut. Hewan pemakan rumput itu terlihat agak aneh di antara pasir, karang, dan air membiru di pulau yang sedang kering kerontang karena enam bulan tanpa hujan tersebut.

Continue reading “Bersembahyang Sambil Jalan-jalan ke Menjangan”

Belajar Islam Saat Odalan

Sembahyang saat Odalan di Bali

Menjadi menantu orang Hindu Bali membuat saya juga harus bertoleransi pada upacara-upacara yang diadakan keluarga. Bukan hanya keluarga kecil seperti mertua atau saudara ipar tapi juga keluarga besar. Salah satu ciri khas Bali kan karena kuatnya ikatan di antara keluarga besar terutama saat upacara agama.

Saya tidak terlalu sering ikut upacara seperti pawiwahan (pernikahan), mepandes (potong gigi), atau odalan (perayaan enam bulanan pura keluarga atau desa). Biasanya sih alasannya karena sok sibuk atau karena memang agak malas juga. Bayangkan saja kalau odalan itu diadakan tiap enam bulan sekali di masing-masing keluarga. Kalau ada enam saudara yang mengadakan odalan, berarti bisa tiap bulan saya ikut upcara.

Continue reading “Belajar Islam Saat Odalan”

Racun Itu Kita Konsumsi Sehari-hari

Sejak sekitar April lalu, aku dan istri sepakat mengganti menu makanan sehari-hari. Selain kami makin mengurangi makan daging, terutama ayam pedaging yang penggemukannya disuntik testosteron itu, kami juga beralih ke produk organik.

Soal daging, sekali lagi terutama daging ayam broiler, salah satunya karena dipicu tayangan di TV tentang bagaimana peternakan ayam itu berlangsung dengan sangat sadis. Mulai dari pengeraman yang dilakukan mesin, lalu si bayi ayam langsung bertemu besi dan baja ketika lahir, penyuntikan terus menerus dengan testosteron agar ayamnya gemuk, sampai pembunuhan ayam yang lebih tepat disebut pembantaian.

Continue reading “Racun Itu Kita Konsumsi Sehari-hari”

Sebagian Gambar Perjalanan ke Kintamani

Sabtu – Minggu kemarin aku, Bunda, dan Bani akhirnya bisa juga ikut treking di Kintamani, Bangli. Agendanya bareng antara Bali Blogger Community (BBC) dan Bali Outbond Communiyt (BOC). Sayangnya kegiatannya beda. BBC treking keliling sebagian danau, BOC mendaki Gunung Batur.

Gambar pertama dicolong dari Facebooknya Nenek Tante Sakti. Foto-foto lain ada di Flickr. Cerita perjalanannya nyusul..

Loncat!

Continue reading “Sebagian Gambar Perjalanan ke Kintamani”