Maksiat itu di Pikiranmu, Sobat

“mikir-mikir lagi kalau mau ke #bali. terlalu banyak mudharatnya.”

Begitu kicauan (tweet) salah seorang pengguna twitter di akunnya sekitar tiga hari lalu. Aku menemukannya di antara ratusan kicauan dengan hash tag #bali. Kicauan itu langsung menggelitik pikiranku soal ironi turis domestik di Bali.

Continue reading “Maksiat itu di Pikiranmu, Sobat”

Agar Tulisan Kita Bisa Dipercaya

Percayalah sama status Luna Maya di twitter daripada infotainmen.

Sebab, status Luna Maya di twitter adalah pernyataan resminya sedangkan infotainmen merupakan tafsir mereka terhadap status itu. Luna Maya adalah sumber pertama, infotainmen sumber kedua.

Continue reading “Agar Tulisan Kita Bisa Dipercaya”

Bertani, Mendayung Rakit Mendaki Bukit

Seumur-umur, baru kali ini aku liputan sampai naik rakit. Bukan di Kalimantan atau pulau lain yang penuh sungai. Ini di Bali!

Jadinya mengejutkan. Apalagi lokasinya bukan di Bedugul atau Kintamani yang memang ada danaunya, tapi di daerah Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana. Daerah ini, setahuku, tak punya danau. Adanya cuma sawah di dataran rendah dekat pantai dan kebun rimbun di bukit.

Continue reading “Bertani, Mendayung Rakit Mendaki Bukit”

Kelas Menulis Jurnalisme Warga Angkatan IV

Kembali hadir dengan semangat baru dan pemateri baru…

Pemateri:
1. Pande Komang Yanes Setat (Wartawan Kantor Berita Antara Bali)
2. I Wayan Juniartha (Wartawan The Jakarta Post)
3. I Putu Hendra Brawijaya (Anggota Bali Blogger Community)

Continue reading “Kelas Menulis Jurnalisme Warga Angkatan IV”

Bersama Bani Pekan Ini

Sekadar update soal Bani, anak kami.

Jumat pekan lalu, Bani ikut Architecture for Kids di Popo Danes Architecture. Kegiatan hampir seharian ini diikuti anak-anak TK dan SD. Materinya soal membuat gambar, membangun rumah, dan seterusnya. Anak-anak tetangga kami turut serta. Meski belum TK, Bani dikasih izin untuk ikut serta.

Continue reading “Bersama Bani Pekan Ini”