Seperti sudah kuduga, sambutan tidak ramah menyambut kami ketika masuk Hard Rock Cafe Minggu sore kemarin. Dengan muka galak dan tanpa senyum sama sekali, pelayan berseragam hitam-hitam itu bertanya pada kami. “Mau ngapain?” tanyanya dengan muka menyelidik seperti kami ini tiga orang yang harus dicurigai karena membawa penyakit sampar atau bom di balik baju kami.
Aku sedang nganterin dua anak tetangga, Gede dan Ayu, untuk menukarkan vocuher mereka di cafe tersebut. Mereka dapat hadiah voucher setelah menang lomba menghias bunga Nak Nik Community dua pekan lalu.
“Mau pinjem toliet,” kataku dalam hati. Ya, makan atau minumlah. Masak masuk cafe mau ngapain. Atau kalau memang mau nanya baik-baik, kan bisa saja sambutannya adalah, “Selamat sore. Ada yang bisa kami bantu?”. Hi, Guys. Pariwisata adalah tentang keramahan pada orang lain, tidak hanya pada orang-orang berkulit putih, jangkung, yang kalian sebuat sebagai turis itu.
Seorang teman pernah bilang bahwa tidak ada yang bernama kebetulan. Semuanya sudah terhubung satu sama lain tanpa kita sadari. Ada sesuatu yang mengatur itu semua di luar kehendak kita. Kadang aku percaya, kadang tidak. Tergantung situasi dan kondisi saja. 😀