Blep. Pergilah Kesaktianku..

Jumat ini adalah hari kerja terakhir bulan ini. Waktunya gaji tiba. Aah, senangnya. Tabunganku mungkin bertambah. Maka, dalam perjalanan ke rumah, aku mampir ke ATM BNI di Jalan Veteran Denpasar. Aku hendak ngecek saldo tabungan. Apalagi duit di dompet juga tinggal di bawah Rp 50 ribu.

Pas aku masuk ruang ATM, eh, ternyata mesin ATM mati. Aku tidak peduli. Aku pencet tombolnya masih berbunyi, “Tut.”

“Sepertinya masih bisa dipakai,” pikirku. Aku pun cuek gen masukin kartu ATM ke lubang mesin yang layarnya gelap karena mati itu. Layar tetap gelap. Malah kartuku masuk tertelan. Aku pencet-pencet tombol ATM, tetep saja tidak mau hidup.

ATM-ku tertelan. Bukannya bisa ngecek saldo, apalagi ambil duit, kartuku malah hilang. Seketika itu pula aku seperti kehilangan separuh nyawa (halah!). Tanpa kartu itu, aku benar-benar merasa kehilangan kesaktian. Aku memang goblok!

0 thoughts on “Blep. Pergilah Kesaktianku..

  1. @ kojaque: brarti, kartuku dianggap sbg obat gitu. aku dong yg malah sakit perut. :p

    @ devari: dasar bajak laut. mentang2 duitnya banyak , kartu ATMnya ga diurus. *nyambung ga sih jawabannnya? hahaha*

    nyoman ribeka: hehehe, pasti numpang keren jg. 😀

    @ imsuryawan: gak juga kok, bli. itu tumben mati. biasanya lancar2 gen.

    @ malaikax: terima kasih telah berduka utk saya. *sok serius mode*

  2. hubungi BCA terdekat – ini pasti sudah

    diminta tunggu 10 Hari – diinfo nggak sama CS nya ?

    berarti Hari senin udah sakti lagi dong – MAKAN MAKAN 😀

    sabar ya Pak Anton, yg ketelen kan cuma 1, kartu yg lain masih berfungsi kan ?! hehehehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *