Media Arus Utama, Dukunglah Jurnalisme Warga

Rofiqi Hasan, wartawan di Denpasar, memberikan hadiah ulang tahun pada Bale Bengong. Dia menulis dengan kritis tentang masa depan jurnalisme warga ala Pulau Dewata ini.

Tulisan sepanjang 386 kata dalam 10 paragraf itu berjudul Jurnalisme Warga Mau Ke Mana?. Semuanya mengacu pada Bale Bengong, blog jurnalisme warga tentang Bali. Jadi, mungkin lebih tepat menyebut bahwa kritik Rofiqi hanya pada Bale Bengong, bukan pada jurnalisme warga secara umum, apalagi di Indonesia atau bahkan dunia.

Continue reading “Media Arus Utama, Dukunglah Jurnalisme Warga”

Mimpi Nyamannya Transportasi Publik Bali

Ini hanya mimpi bagaimana transportasi publik di Bali ke depan.

Modalnya bukan hitung-hitungan matematis bin akademis tapi cuma pengalaman pernah menikmati nyamannya transportasi publik di Eropa. Kalau di Eropa bisa, rasanya bukan hil mustahal untuk diterapkan di sini. Seperti slogannya Pak Beye, bersama kita bisa! Hehe..

Continue reading “Mimpi Nyamannya Transportasi Publik Bali”

Satu Pulau Ratusan Bahasa

Di Flores, bahkan, satu desa bisa punya tiga bahasa. Mereka berbicara satu sama lain dengan bahasa berbeda.

Mungkin ini kesimpulan terlalu dini. Tapi, itu yang dikatakan para petani ketika kami ngobrol di sela-sela pelatihan publikasi dan internet di Ende, Flores pada 15-17 Maret ini.

Continue reading “Satu Pulau Ratusan Bahasa”

Mereka Sederhana Di Balik Gemerlapnya

Di balik nama besarnya, tiga personil SID punya cerita berbeda-beda. Jauh dari gemerlap musisi dengan jutaan penggemar.

Cerita berbeda itu aku dapatkan setelah membuat liputan tentang Superman is Dead (SID) untuk majalah Rolling Stone Indonesia. Sebelum liputan ini, aku mengenal SID dan tiga personilnya hanya dari sumber lain. Misalnya dari media massa atau teman mereka yang juga temanku.

Continue reading “Mereka Sederhana Di Balik Gemerlapnya”

Sesat Pikir Menteri Urusan Blokir

Menteri jagonya cuma blokir ketika koneksi internet tetap saja fakir.

Dengan alasan menolak pornografi, Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring mengancam akan memblokir Blackberry (BB) di Indonesia. Ancaman Menkominfo tersebut sebagaimana ditulis berbagai media, seperti vivanews.com, tempointeraktif.com, maupun akun twitternya sendiri. Banyak alasan yang disebut Menteri. Selain hitung-hitungan bisnis dan nasionalisme, salah satu yang tetap dia sebut adalah alasan blokir ini karena BB tidak mau memblokir situs porno di dalamnya.

Continue reading “Sesat Pikir Menteri Urusan Blokir”

Mari Meneruskan Mimpi Setahun Lagi

“Mimpi adalah kunci. Untuk kita menaklukkan dunia,” kata Nidji dalam lagunya.

Kami meyakininya ketika berdiskusi di  rapat akhir tahun Sloka Institute. Rapat tahunan kami adakan untuk refleksi apa saja yang telah kami kerjakan pada tahun sebelumnya sekaligus merencanakan apa saja program dan kegiatan tahun depan. Satu hal yang menyenangkan karena kami ternyata masih bisa berjalan tapi juga kian bertambah, setidaknya jumlah orang dan kegiatannya.

Continue reading “Mari Meneruskan Mimpi Setahun Lagi”

Riuh Guyub Malam Minggu Makassar

Malam minggu di Makassar mengenalkan ramahnya wajah kota yang identik dengan kekerasan ini.

Keriuhan Makassar itu bermula dari Pantai Losari. Dengan tulisan PANTAI LOSARI di tepi pantai, tempat ini menjadi salah satu land mark kota. Beda dengan Denpasar yang, bagiku, tak cukup mengenalkan land marknya, Makassar lebih gesit mengenalkan penanda kota ini.

Continue reading “Riuh Guyub Malam Minggu Makassar”

Rumput Kita Memang Lebih Menggoda

Meski belum sempurna, demokrasi di Indonesia melangkah lebih maju dibanding tetangga.

Setidaknya itu yang terasa dalam pertemuan pegiat organisasi non-pemerintah (Ornop) Asia di Nusa Dua pada 8-9 Desember lalu. Kegiatan paralel untuk Bali Democracy Forum (BDF) III ini diikuti sekitar 25 pegiat Ornop dari 11 negara di Asia termasuk Timor Leste, Filipina, Thailand, Myanmar, Korea Selatan, dan lain-lain.

Continue reading “Rumput Kita Memang Lebih Menggoda”

Kehebatan & Kesederhanaan Singgih

Tak hanya jadi tempat pamer kreativitas, Bali Creative Festival (BCF) juga tempat belajar dari orang-orang hebat.

Salah satunya dari Singgih Kartono, penemu radio dari kayu. Dia berbicara pada talkshow tentang green creation and lifestyle bersama Paula dari Ecolabel di tenda talkshow BCF, Minggu (5/12) kemarin.

Continue reading “Kehebatan & Kesederhanaan Singgih”

Meriahnya Kreativitas Anak Muda Bali

Kalian pikir Bali cuma punya pelukis, penari, perajin, dan semacamnya. Ah, jadul amat.

Bali punya bejibun anak-anak muda kreatif. Oh ya, tak hanya kreatif tapi juga gila dengan ide-ide baru. Itu setidaknya tergambar pada Pecha Kucha Night (PKN) di Bali Creative Festival (BCF) Sabtu malam lalu.

Continue reading “Meriahnya Kreativitas Anak Muda Bali”