
Asap putih lebih pekat muncul dari puncak Gunung Agung.
“Beda kan awannya? Lebih gelap dan pekat dibanding awan-awan di atasnya. Sepertinya itu awan dari kawah,” kataku percaya diri.
Continue reading “Beratnya Menahan Diri saat Banjir Informasi”
maka, menulislah untuk berbagi, agar ceritamu abadi.

Asap putih lebih pekat muncul dari puncak Gunung Agung.
“Beda kan awannya? Lebih gelap dan pekat dibanding awan-awan di atasnya. Sepertinya itu awan dari kawah,” kataku percaya diri.
Continue reading “Beratnya Menahan Diri saat Banjir Informasi”

Tiga kursi satu baris itu telah terisi.
Dua perempuan dan satu laki-laki. Salah satunya sudah duduk manis di kursi bernomor sama dengan nomor kursi di boarding pass punyaku.
Tulisan itu aku buat di langit-langit kamar.
Sebuah ayat dalam Al-Quran. Tulisan dalam bahasa Arab itu bermakna begini: sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum, kecuali kaum itu sendiri yang mengubahnya.
Continue reading “Seandainya Islam Hanya Mengajarkan Kebencian”

Kompas pagi ini nyambung banget.
Di halaman Internasional, dia menulis tentang kontroversi Trump dari waktu ke waktu. Utamanya saat dia sudah terpilih jadi Presiden Amerika Serikat.
Continue reading “Di Mana Suara Intelektual (Progresif) Bali?”
Februari lalu saya menemani tim sebuah kantor dari Jakarta.
Kantor langsung di bawah presiden ini melakukan kajian lapangan untuk melihat bagaimana respon warga Bali terhadap isu reklamasi Teluk Benoa.
Continue reading “Pospera yang Menggali Kuburan untuk Jokowi”
Lebaran sudah berlalu. Sekarang tinggal menghitung utang.
Hehehe. Tidak segitunya juga sih. Tapi Lebaran memang selalu membuatku mengelus dada. Prihatin.
Akhirnya aku lulus ujian perpanjangan SIM C juga.
Agak deg-degan juga pada saat ujian Audio Visual Integrated System (AVIS) yang kedua kalinya di Markas Poltabes Denpasar tiga hari lalu. Khawatir tidak lulus lagi seperti ujian teori sebelumnya.
Makin hari, jalan raya di Denpasar makin mirip rimba.
Pemenangnya adalah mereka yang berani dan nekat. Sesekali, bila perlu, harus melotot atau bahkan adu mulut dengan sesama pengguna jalan raya.
Wacana tentang rencana penerapan wisata syariah di Bali makin ramai.
Tak hanya di media arus utama ataupun media sosial tapi juga sudah sampai di tingkat aksi. Beberapa kelompok di Bali sudah berdemo menolak wacana ini.