Jurnalisme Warga untuk Keterbukaan Desa

bungaya

Kabar tak enak datang dari Intan Paramitha Sabtu lalu.

Teman di Sloka Institute ini mengabarkan kalau pelatihan jurnalisme warga di Desa Bungaya, Kecamatan Bebandem, Karangasem masih menghadapi tembok bernama susahnya koneksi internet. Continue reading “Jurnalisme Warga untuk Keterbukaan Desa”

Teruslah Bersuara Kritis di Dunia Maya

Jaminan Kebebasan Berekspresi di Indonesia

Korban Pasal 27 ayat 3 UU ITE terus berjatuhan.

Terakhir, korban baru datang dari Manado, Sulawesi Selatan. Kali ini yang dijerat pasal karet tersebut adalah Rosali Amelia Smith. Warga Manado ini ditangkap polisi 26 Maret 2014 dengan tuduhan melanggar Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Continue reading “Teruslah Bersuara Kritis di Dunia Maya”

Karena WhatsApp Group Serupa Warung Kopi

whatsapp-logos-1024x795

Tidak tahu juga kenapa tulisan sebelumnya bisa nyaplir.

Ketika membuat tulisan Mempersingkat Percakapan, Memperpendek Ingatan, aku sebenarnya mau membandingkan antara obrolan di Instant Messenger (IM) dengan diskusi di mailing list (milis). Continue reading “Karena WhatsApp Group Serupa Warung Kopi”

Belajar Internet Bersama Petani Kerinci

pelatian06 Emailnya sih sederhana. Maknanya itu lho yang keren.

“Assalamua’laikum ww, mas anton mana poto -poto nya, katanya mau dikirim ke emeil saya kok dak ada, kirim dong mas…”

Begitu email dari Pak Dahril Dahras kemarin sore. Continue reading “Belajar Internet Bersama Petani Kerinci”

Mengulas Karya Terbaik di UU Project

Mandi Debu. Foto Shinta Annisa (Palembang)

Maaf agak telat membahas karya-karya terbaik dalam lomba foto UU Project.

Mohon maklum saja. Ini proyek probono alias modal kebaikan hati yang juga dikerjakan sambil cari amunisi. Jadi, ketika ada pekerjaan lain yang membuat dapur mengepul, urusan kerja sosial pun dikesampingkan dulu.

Continue reading “Mengulas Karya Terbaik di UU Project”

Jalan Panjang Menuju Rezim Keterbukaan

LAPOR

Masak optimisme saja kita tak punya sih?

Karena itulah aku memilih optimis. Aku memilih yakin bahwa negeri ini akan lebih baik jika serius menerapkan keterbukaan. Meskipun, perjalanan menuju keterbukaan itu masih panjang.

Continue reading “Jalan Panjang Menuju Rezim Keterbukaan”