Banyak Peluang. Ayo Gunakan.

Dibandingkan 10 tahun, pers mahasiswa sekarang punya peluang jauh lebih banyak untuk berkembang.

Pikiran itu muncul lagi selama dua hari ini mengikuti pelatihan new media untuk persma di Denpasar. Pelatihan ini kerja bareng Persma Akademika dan Sloka Institute. Pesertanya para penggiat persma di Bali.

Continue reading “Banyak Peluang. Ayo Gunakan.”

Sesat Pikir Menteri Urusan Blokir

Menteri jagonya cuma blokir ketika koneksi internet tetap saja fakir.

Dengan alasan menolak pornografi, Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring mengancam akan memblokir Blackberry (BB) di Indonesia. Ancaman Menkominfo tersebut sebagaimana ditulis berbagai media, seperti vivanews.com, tempointeraktif.com, maupun akun twitternya sendiri. Banyak alasan yang disebut Menteri. Selain hitung-hitungan bisnis dan nasionalisme, salah satu yang tetap dia sebut adalah alasan blokir ini karena BB tidak mau memblokir situs porno di dalamnya.

Continue reading “Sesat Pikir Menteri Urusan Blokir”

Perbanyak Semut untuk Menandingi Gajah


Kita tak punya modal melawan gajah. Maka, cukuplah perbanyak semut. Setidaknya dia akan memberikan pilihan.

Ini bukan soal hewan-hewan koleksi di kebun binatang. Ini soal strategi membuat wacana berbeda di antara media-media arus utama di Bali. Sebab, kurangnya media alternatif itu membuat suara-suara alternatif masyarakat sipil juga tak terlalu muncul di media.

Continue reading “Perbanyak Semut untuk Menandingi Gajah”

Mendekatkan Teknologi Informasi pada Petani

Semangat Frans Bongkaraeng terhambat leletnya koneksi internet dan laptopnya yang sudah uzur.

Frans, staf keuangan Yayasan Komunitas Indonesia (Yakomi), lembaga swadaya masyarakat (LSM) pendamping petani di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Kabupaten ini baru terbentuk pada 2003. Sebelumnya, dia masuk dalam satu wilayah bersama Polewali membentuk Polewali Mamasa (Polmas).

Continue reading “Mendekatkan Teknologi Informasi pada Petani”

Menteri yang Gagal Berkomunikasi

Membaca tulisan CNN Indonesia: Twitter nation, menyadarkan lagi pada kegagalan Tifatul Sembiring untuk berkomunikasi.

Dibanding mengutip komentar dari menteri yang mengurusi komunikasi dan teknologi informasi, CNN lebih memilih Enda Nasution untuk berkomentar. Makna di baliknya, untuk urusan teknologi informasi, media asing lebih percaya pada Enda daripada Tifatul.

Continue reading “Menteri yang Gagal Berkomunikasi”

Di Bali, Sinergi itu Masih Mimpi

Di Jakarta, media dunia maya bersinergi digdaya dengan media arus utama. Di Bali masih jauh panggang dari api.

Banyak contohnya. Dua di antaranya yang terbukti ampuh adalah ketika media arus utama memberitakan penahanan Prita Mulyasari. Prita adalah konsumen yang dipenjara gara-gara emailnya tentang keluhan terhadap pelayanan rumah sakit bocor ke ranah publik. Prita dipenjara dengan tuduhan pencemaran nama baik. Dia pun ditahan.

Continue reading “Di Bali, Sinergi itu Masih Mimpi”

Teknologi Informasi Mencerabut Kemanusiaan Kita

Aku pikir teknologi informasi hanya mendorong perubahan dunia nyata ke arah lebih positif. Ternyata itu tak sepenuhnya benar.

Yanuar Nugroho, peneliti dari Manchester University, Inggris menunjukkan hal sebaliknya. Dunia maya ini ternyata malah mencerabut nilai dari kemajuan teknologi informasi itu sendiri. Yanuar tak hanya berteori tapi juga memberikan contoh-contoh ironi ini ketika berdiskusi di Sloka kemarin dengan teman-teman pegiat gerakan masyarakat sipil di Bali.

Continue reading “Teknologi Informasi Mencerabut Kemanusiaan Kita”

Jejaring Sosial Memperluas Jangkauan

Tulisan ini ringkasan dari materi berbagi pengalaman mengelola publikasi VECO Indonesia pada pelatihan media online untuk lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Pelatihan di Bogor pada 31 Agustus – 2 September 2010 ini diikuti mitra VECO Indonesia, Koalisi Rakyat Kuntuk Kedaulatan Pangan (KRKP) dan Aliansi Petani Indonesia (API), serta lembaga jaringan VECO Indonesia, Prakarsa dan Bina Desa. Aku berbagi cerita mengelola website VECO Indonesia, termasuk social media (jejaring sosial) di dalamnya.

Continue reading “Jejaring Sosial Memperluas Jangkauan”

Membandingkan Castro, Obama, dan SBY di Twitter

Laporan terakhir @Presiden_RI sudah tujuh bulan lalu  meski jumlah pengguna dari Indonesia terus bertambah.

Jumlah pengguna twitter di Indonesia terus bertambah. Lembaga riset yang fokus tentang dunia digital, comScore, mengatakan pertumbuhan pengguna twitter di Indonesia paling  tinggi di antara 41 negara lain yang diteliti mereka pada Juni lalu. Menurut comScore,  20,8 persen pengguna internet di Indonesia mengakes situs laporan singkat (micro blogging) ini.

Continue reading “Membandingkan Castro, Obama, dan SBY di Twitter”