Kerja Paruh Waktu Itu Menyenangkan

Lumayan, nilai hasil evaluasi pekerjaanku antara baik atau sangat baik.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, hari ini pun aku ikut evaluasi staf tahunan di tempat kerja paruh waktu (part time). Materi evaluasi staf ini antara lain meliputi pencapaian, kompetensi, motivasi, dan rencana kerja tahun depan. Ada empat tingkatan, yaitu 1, 2, 3, dan 4. Setelah evaluasi selama sekitar 2 jam, pimpinan memberikan nilai antara 3-4. Artinya itu tadi, antara baik atau sangat baik.

Continue reading “Kerja Paruh Waktu Itu Menyenangkan”

Ambil Secukupnya atau Hilang Semua

Tukang sate itu memberikan jawaban tidak jelas. Padahal permintaanku sederhana.

Aku pesan sate ayam Rp 50.000. Terserah dia mau kasih berapa saja jumlahnya. Rencananya sate itu mau kami pakai buat acara buka puasa di rumah. Karena itu, aku minta agar sate itu sudah siap pukul 5 esok harinya.

Continue reading “Ambil Secukupnya atau Hilang Semua”

Foto Pernikahan ala Tukang Poto Amatiran

Kampung halaman ternyata asik juga jadi tempat untuk foto pernikahan.

Sawah, kebun, orang membajak, gubuk, bukit. Semua tempat itu asik juga untuk berfoto ria ketika aku jadi tukang foto pernikahan. Atau, seolah-olah fotografer pernikahan. 🙂

Continue reading “Foto Pernikahan ala Tukang Poto Amatiran”

Keterlibatan (Warga) Adalah Kekuatan


Inilah rekor jumlah twit terbanyak @balebengong hingga saat ini: sekitar 130 ocehan dalam sehari!

Ocehan alias twit sebanyak itu tidak mungkin terjadi kalau hanya kami yang membuatnya. Itu semua terjadi karena keterlibatan warga dunia maya Bali yang hadir pada acara megibung netizen Bali Sabtu lalu di Serambi Arts Antida.

Continue reading “Keterlibatan (Warga) Adalah Kekuatan”

Koran Cilik Made in Timuhun, Klungkung

Hanya dalam waktu sekitar 4 jam, anak-anak SD itu bisa membuat koran sendiri.

Empat jam itu pun masih dikurangi satu jam materi dan sekitar 30 menit untuk seleksi tim yang lolos. Jadi, total waktu mereka membuat koran cilik tersebut sekitar 2,5 jam. Tak kusangka. Ternyata mereka bisa menyelesaikan koran tersebut dalam waktu demikian cepat meski isi dan tampilan korannya sederhana.

Continue reading “Koran Cilik Made in Timuhun, Klungkung”

Dua Panduan untuk Menikmati Bali

Bingung mau jalan-jalan di mana saja selama liburan di Bali? Dua buku terbitan Intisari ini bisa jadi panduan.

Buku pertama berjudul Where to Go Bali. Buku ini terbit November 2010 lalu. Materinya tentang lokasi wisata dan aktivitas apa saja yang menarik untuk dilakukan selama di Bali.

Continue reading “Dua Panduan untuk Menikmati Bali”

Mari Meneruskan Mimpi Setahun Lagi

“Mimpi adalah kunci. Untuk kita menaklukkan dunia,” kata Nidji dalam lagunya.

Kami meyakininya ketika berdiskusi di  rapat akhir tahun Sloka Institute. Rapat tahunan kami adakan untuk refleksi apa saja yang telah kami kerjakan pada tahun sebelumnya sekaligus merencanakan apa saja program dan kegiatan tahun depan. Satu hal yang menyenangkan karena kami ternyata masih bisa berjalan tapi juga kian bertambah, setidaknya jumlah orang dan kegiatannya.

Continue reading “Mari Meneruskan Mimpi Setahun Lagi”

Meriahnya Kreativitas Anak Muda Bali

Kalian pikir Bali cuma punya pelukis, penari, perajin, dan semacamnya. Ah, jadul amat.

Bali punya bejibun anak-anak muda kreatif. Oh ya, tak hanya kreatif tapi juga gila dengan ide-ide baru. Itu setidaknya tergambar pada Pecha Kucha Night (PKN) di Bali Creative Festival (BCF) Sabtu malam lalu.

Continue reading “Meriahnya Kreativitas Anak Muda Bali”

Memberi Bintang untuk Anak Kesayangan

Seminggu berjalan, kami melihat bintang untuk Bani lumayan berhasil. Setidaknya hingga minggu ini.

Bintang itu kami berikan setelah selama empat bulan sekolah TK, Bani masih juga terlihat tak menikmati kelasnya. Dia sering tak bersemangat ketika masuk kelas. Dia akan menundukkan kepala, sekali-kali minta ditemenin hingga masuk kelas, atau bahkan tidak mau ditinggal.

Continue reading “Memberi Bintang untuk Anak Kesayangan”

Jangan Tergoda Email Hot Ariel-Aura

(HOT) video ariel dan aura original download baru saja beredar..” Begitu subjek email yang diterima istriku. Pengirimnya? Aku. Waduh!

Mana mungkin aku mengirimnya. Kalau toh punya, tentu aku lebih suka menyimpan sendiri daripada membaginya dengan istri. Atau, kalau toh aku membagi dengan istri, ngapain juga aku kasih lewat email. Mending aku kasih langsung. Lha wong kami tiap hari bergumul, eh, bertemu.

Continue reading “Jangan Tergoda Email Hot Ariel-Aura”