Teman Lelaki Kecil Bernama Bani

Alarm belum berbunyi ketika Bani membangunkanku pagi itu.

Jam di Galaxy S masih pukul 04.50 Wita. Alarm di ponsel pintar ini aku atur berbunyi pada pukul 05.00. Namun, Bani sudah menggoyang-goyang tubuhku. “Ayah. Bangun. Sepakbolanya sudah mau main,” kata Bani sambil menarik selimutku.

Dengan mata masih berat aku bangun. Cuci muka. Ambil selimut lagi. Lalu duduk manis di ruang tamu bareng Bani. Di luar masih gelap pada dini hari yang dingin itu. Tapi, kami sudah siap menikmati pertandingan Barcelona lawan Real Madrid.

Selama sekitar dua jam kemudian, kami sama-sama bersemangat memberi dukungan pada Barcelona. Kami sama-sama pendukungnya. Hingga akhir pertandingan kemudian sih skor akhirnya 2-2 setelah Barcelona sempat menang 2-0 hingga akhir babak pertama.

Continue reading “Teman Lelaki Kecil Bernama Bani”

Sejuknya Narmada, Putihnya Pasir Kuta

Seperti biasa, selesaiin pekerjaan pun tetap harus sambil jalan-jalan.

Begitu pula liputan di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) kali ini. Meskipun tak bisa jalan-jalan ke banyak tempat, tapi lumayanlah bisa menambal kenangan tentang Lombok sekitar 10 tahun silam bersama teman-teman kuliah.

Continue reading “Sejuknya Narmada, Putihnya Pasir Kuta”

Kader Desa, Mengabdi Sepenuh Hati

Para kader desa ini benar-benar perempuan tangguh.

Salmiah salah satunya. Dia sudah mengabdi sebagai kader desa sejak tahun 1983. Ibu tiga anak berusia 45 tahun ini termasuk kader desa di Desa Bebuak, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Continue reading “Kader Desa, Mengabdi Sepenuh Hati”

Let’s Fight for Our Right

Videonya aktivis sekali,” kata beberapa teman.

Mereka mengomentari video produksi Cahyo dan aku. Video berjudul Don’t Wait itu kami buat buat ikut lomba video kebebasan berekspresi yang diadakan Internet Sehat. Setelah kami lihat dan lihat lagi, ternyata ada benarnya. Video yang kami buat ini memang terlalu “aktivis”.

Continue reading “Let’s Fight for Our Right”

Kumpulan Pengalaman Jurnalisme Warga

Di tengah langkanya referensi tentang jurnalisme warga, buku ini serasa pelepas dahaga.

Buku yang diterbitkan Peter Lang, New York tahun 2009 ini memberikan gambaran bagaimana praktik jurnalisme warga tak hanya diterapkan tapi juga bisa mendorong perubahan di banyak negara. Melalui contoh-contoh di Irak, China, Amerika Serikat, India, Australia, dan negara-negara lain, para penulis menegaskan bahwa perubahan warga sekaligus sebagai pewarta bukanlah hal mustahil.

Continue reading “Kumpulan Pengalaman Jurnalisme Warga”

Mari Lanjutkan Perubahan Setahun ke Depan

Bermodal optimisme itulah kami bisa melangkah sejauh ini meski tak mudah.

Maka, dengan optimis pula kami yakin bahwa sepanjang 2012 nanti akan banyak perubahan. Tentu saja ke arah lebih baik. Bukan sebaliknya, mundur. Memang tak akan mudah. Naik. Turun. Tapi, kami pasti bisa melewatinya.

Continue reading “Mari Lanjutkan Perubahan Setahun ke Depan”