Aneh Rasanya Jongkok Tanpa Ponsel

Padahal dulu-dulu juga biasa saja.

Tapi, ya begitulah. Malam ini, ketika jongkok di toilet tanpa memegang telepon seluler (ponsel), aku tiba-tiba merasa tak lengkap. Aku merasa ada sesuatu yang kurang.

Kemudian, setelah mikir lebih serius lagi, ternyata ponsel itu begitu melekat denganku. Tak cuma ketika, misalnya, jongkok di toilet tapi juga dari awal hingga akhir hari. Dari pagi hingga pagi lagi. Dia seolah-olah menjadi sesuatu yang tak bisa aku lepaskan sama sekali.

Continue reading “Aneh Rasanya Jongkok Tanpa Ponsel”

ODHA, Saatnya Kalian Ngeblog Juga

Sebenarnya tulisan ini untuk membayar utang. 🙂

Desember lalu, teman-teman orang dengan HIV dan AIDS (ODHA) Berhak Sehat membuat lomba blog tentang HIV dan AIDS. Aku berniat ikut. Tapi, dasar pemalas dan pelupa, sampai pendaftaran lomba ditutup, aku tak juga membuat tulisan tersebut.

Continue reading “ODHA, Saatnya Kalian Ngeblog Juga”

Agar Internet Tak Jadi Medan Perang

Internet bisa menjadi medan pertempuran.

Banyak pihak berusaha memasukkan kepentingannya masingg-masing ke dalam tata kelola internet ini. Tiga pihak yang hingga saat ini terus saling tarik menarik kepentingan tersebut adalah negara, swasta, dan masyarakat sipil.

Continue reading “Agar Internet Tak Jadi Medan Perang”

Di Balik Pembangunan yang Melesat Cepat

Semua terlihat bergerak aman dalam kekacauan.

Begitulah Old Quarter, Hanoi, mungkin bisa mewakili gambaran Vietnam saat ini. Dari kawasan inilah ibukota Vietnam bermula. Kawasan yang dibangun pada abad awal abad XX awalnya hanya terdiri dari 36 jalan kecil.

Continue reading “Di Balik Pembangunan yang Melesat Cepat”

Di Negeri Ini Kekayaan adalah Kutukan

Kejadian sekitar empat tahun lalu itu mendadak muncul di ingatan.

Waktu itu aku menemani seorang teman dari Belanda yang datang ke Bali. Kami berkunjung ke salah satu petani organik di Tabanan. Ketika melihat salah satu pohon kakao, teman itu berseru, “Wow, akhirnya aku melihat pohon coklat juga.”

Continue reading “Di Negeri Ini Kekayaan adalah Kutukan”

Teknologi yang Menurunkan Kualitas Jurnalisme

Teknologi memang serupa belati.

Ide menulis tentang tema ini muncul begitu saja ketika ngobrol dengan Mas Rofiqi Hasan beberapa waktu lalu. Dia cerita soal makin banyaknya wartawan di Denpasar yang suka kloning berita. Kami ngobrol santai pas selesai diskusi tentang jurnalisme warga di Denpasar.

Continue reading “Teknologi yang Menurunkan Kualitas Jurnalisme”

Tak Suka, Maka Unfollow Saja?

Mau diajak diskusi kok malah menyuruh pergi.

Kurang lebih begitulah kesanku pada mereka yang dengan santainya ngetwit, “Kalau tak suka twitku ya unfollow saja.” Aku dua atau tiga kali mendapatkan balasan seperti itu ketika coba beradu argumentasi dengan orang yang ngetwit isu tertentu.

Continue reading “Tak Suka, Maka Unfollow Saja?”