Membayangkannya saja aku sudah capek.
Perjalanan para staf WWF Indonesia Program Papua ini benar-benar penuh perjuangan. Selain medan jauh dan menantang, transportasi juga susah.
Continue reading “Belajar dari Para Pejuang Lingkungan Papua”
maka, menulislah untuk berbagi, agar ceritamu abadi.
Membayangkannya saja aku sudah capek.
Perjalanan para staf WWF Indonesia Program Papua ini benar-benar penuh perjuangan. Selain medan jauh dan menantang, transportasi juga susah.
Continue reading “Belajar dari Para Pejuang Lingkungan Papua”
Perjalanan kali ini dimulai dari kekhawatiran berlebihan.
Sebelum berangkat, pikiranku sudah dipenuhi aneka rupa pertanyaan. Berapa lama penerbangan ke sana? Berapa jauh? Amankah penerbangannya?
Continue reading “Perjalanan Pertama ke Ujung Timur Indonesia”
Perdebatan terhadap sikap (pengurus) PHDI belum selesai.
Hingga hari ini, perdebatan itu masih mewarnai media arus utama ataupun media sosial. Tak sedikit yang malah mencaci maki organisasi pemuka agama Hindu terbesar di Indonesia tersebut.
Continue reading “Kasihan PHDI jadi Bemper Pendukung Reklamasi”

PERNYATAAN TERBUKA
Mengutuk Pemberangusan Terhadap Kebebasan Berekspresi di Indonesia
Kebebasan berekspresi dan berpikir kritis sedang mengalami serangan yang brutal di Indonesia. Serangkaian tindakan represif dan kejam dilakukan oleh pihak berwenang terhadap upaya-upaya untuk membuka kembali dan membongkar secara kritis atas tindakan pembersihan terhadap komunis dan para pendukungnya pada tahun 1965, yang dilakukan dengan alasan demi bangsa yang lebih baik, merupakan bukti bahwa warisan totalitarian dari rejim Orde Baru masih bercokol dan hidup.
Continue reading “Mengutuk Pemberangusan Kebebasan Berekspresi di Indonesia”
Kambing-kambing itu membuatku mbrebes mili.
Wajah-wajah polos mereka mengingatkanku pada 25 tahun silam. Zaman ketika aku begitu akrab dengan mereka.
Para penari itu seperti orang kesurupan.
Dengan hanya mengenakan celana penutup selangkangan, sepuluh remaja berusia belasan tahun itu memukul-mukul dadanya. Lidah menjulur serupa komodo hendak memakan mangsa.
Continue reading “Belajar Pertanian dengan Cara Mengenyangkan”
Berpikir di luar kotak itu sudah basi.
Kini, waktunya berpikir lebih ekstrem lagi, buanglah jauh-jauh kotak yang membatasi pikiran itu. Kata Matthew Smith sih begitu.
Continue reading “Belajar Kepemimpinan dan Pertanian Selandia Baru”
Tak sampai lima menit, urusan imigrasi selesai.
Lega. Aku pikir sudah selesai. Ternyata belum. Urusan lebih panjang ternyata justru setelah itu, di bagian pemeriksaan barang bawaan. Setidaknya terlihat dari antrean.

Godaan datang menjelang jam makan siang hari ini.
Lewat akun Twitternya, penyedia jasa layanan telekomunikasi seluler itu menawarkan hadiah menarik: Acer One 10, Lenovo P70, dan Xiaomi Yi. Sebagai manusia biasa, aku pun tergoda.
Mohon maaf kalau telat dan hanya ikut-ikutan.
Aku pun akhirnya jadi korban euforia Eka Kurniawan juga. Nama Eka banyak disebut akhir-akhir ini setelah dua karyanya diterbitkan di Amerika Serikat.