Ketika Wayang Menyerbu Kelas Bani

0 , Permalink 0


Wayang raksasa itu mau mengacaukan ulang tahun Bani.

Dia datang untuk mengganggu Bani dan teman-temannya. “Mana yang namanya Bani. Kamu tidak boleh merayakan ulang tahun di sini,” kurang lebih begitulah si raksasa berkata.

Angga, anggota Teater Kini Berser (Tekiber), memainkan wayang tersebut di depan anak-anak Kelas II di tempat sekolah Bani. Anak-anak di kelas, sekitar 20 orang, duduk lesehan melihat permainan tersebut.

Lalu, masuklah wayang penyelamat. Ini si Indra Gila, motor Tekiber, yang membawa. Singkat kata, wayang bertarung. Salah satu rahasia untuk mengalahkan wayang raksasa adalah… menyanyi selamat ulang tahun dan tiup lilin.

Begitulah Bani merayakan ulang tahunnya hari ini. Dengan nanggap wayang di kelas. Padahal teman-temannya biasa meryakan ultah di sekolah dengan pahlawan-pahlawan ala Amerika seperti Captain America, Superman, dan seterusnya. Kami pengen hal yang berbeda sekaligus mengenalkan budaya sendiri.

Dari undangan ultah pun sudah dibuat khas wayang. Beruntunglah kami punya desainer andalan yang bisa diminta gratisan, Sanjay. Beruntung pula kami punya teman anak-anak teater seperti Indra.

Ternyata seru juga. Indra dan Angga, meskipun datangnya telat dan membuat kami deg-degan, ternyata bisa membuat anak-anak SD itu senang. Mereka ikut tertawa dan serius menonton wayang.

Jadi, besok-besok kalau mau nanggap wayang di acara ulang tahun anak, kontak saja Indra. Twitternya di @IndraParusha.

Demikian tulisan ini dibuat sebagai ucapan terima kasih kepada Indra dan Angga yang rela ditanggap hanya dengan bayaran terima kasih dan traktiran es krim. Hihihi..

Btw, selamat ulang tahun Bani. Tetaplah jadi anak yang keren..

No Comments Yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published.