Megibung as Part of Social Revolution

Semua seperti melebur malam itu. Komang Bowo, yang aku pikir anak baik-baik, seperti halnya Noviar, ternyata berubah menjadi brutal. Mereka tertular penyakit gak tau malu dari Putu Hendra alias Saylow, babi jenius non longor di Bali Blogger community (BBC). Mereka berpose layaknya penari jaipong dengan balutan kebaya dan sarung yang ketat memperlihatkan lekuk tubuh.

Ah, bukannya merangsang hasrat laki-laki, mereka malah menantang nafsu kami untuk menimpuki. Hahaha..

Continue reading “Megibung as Part of Social Revolution”

Hotel construction marginalizes locals, area vendors claim

Anton Muhajir, Contributor, The Jakarta Post, Karangasem | Thu, 11/20/2008 10:29 AM | Bali

Construction of a major tourism facility has often resulted in the marginalization of smaller, less powerful business entities in its surrounding area.

Nyoman Rimben and Nyoman Sari are two out of as many as 10 small food and souvenir vendors who have suffered that marginalization after construction began on a five-star hotel, Chateau de Bali, on Mimba beach, Karangasem.

Continue reading “Hotel construction marginalizes locals, area vendors claim”

Habis Kepedasan Lalu Ditegur Satpam

Makan-makan selalu jadi obat asik menghilangkan kepenatan. Begitu pula minggu ini. Inilah beberapa tempat yang aku kunjungi. Bukan cuma untuk makan-makan, sebenarnya, tapi juga karena pekerjaan. Inilah tempat-tempat bersantap itu.

Nasi Hot
Tempat ini menarik mataku ketika aku dalam perjalanan ke Pantai Jerman Kuta setelah dari makam Mads Lange. Adanya di kiri jalan raya Tuban, dari Joger ke arah bandara. Hal yang menarik mataku adalah tulisan merah menyala di papan namanya dan kata HOT itu sendiri. Penikmat makanan pedas seperti aku gampang ngiler lihat kata-kata hot, apalagi cewek hot. 😀

Continue reading “Habis Kepedasan Lalu Ditegur Satpam”

Ketik Reg Spasi Idiot!

Makin hari memang makin aneh-aneh saja iklan di TV.

Kali ini soal banyaknya iklan tentang SMS yang bagiku sama sekali tidak masuk akal. Anehnya, hal-hal tak logis ini membordardir penonton TV tiap hari.

Iklan SMS itu beraneka rupa. Tapi pada dasarnya membujuk kita untuk berlangganan layanan tertentu dengan mengirim REG spasi bentuk layanan ke nomor tertentu. Secara sekilas, aku lihat layanan yang ditawarkan itu mulai dari ramalan nasib, jodoh, musik, tato, game, sampai agama. Semua campur aduk ada di sana.

Continue reading “Ketik Reg Spasi Idiot!”

Farmers need assistance to access markets

Anton Muhajir, Contributor, Denpasar  | Fri, 11/14/2008 11:01 AM | Bali

The market changes faster than people’s mindsets. This is particularly true in the agriculture sector, where many farmers still see themselves as commodity producers and not businessmen. There is a growing need for them to collaborate with different actors to link into the financial services and modern markets.

The issue was discussed at the “Inclusion of Small Producers in the Value Chain: From Field Evidence to Action”, a workshop jointly organized by Belgium-based Vredeseilanden (VECO), United Kingdom-based International Institute for the Environment and Development (IIED), and Netherlands-based Cordaid.

Continue reading “Farmers need assistance to access markets”

Perempuan-perempuan Itu Hanyalah Korban

Perlu waktu sekitar 2,5 jam untuk sampai desa itu. Dari jalan raya Karangasem-Singaraja, kami masih masuk sekitar 4 kilometer dari jalan raya itu. Dari aspal, ganti jalan berdebu. Naik turun jalan berbatu. Di sepanjang jalan, sisa-sisa letusan Gunung Agung yang membatu memenuhi bekas sungai yang kini kering. Desa di kaki gunung tertinggi di Bali itu memang kering. Udaranya panas.

Maka, bagi sebagian besar warga, pilihannya adalah keluar desa. Mereka mekuli, meburuh, dan meninggalkan desanya untuk ke kota. Ada yang jadi sopir, buruh bangunan, pembantu rumah tangga, dan pekerjaan lain yang secara sosial ekonomi masuk kelas rendah. Laki-laki yang paling banyak pergi. Meninggalkan anak dan istri di kampung.

Continue reading “Perempuan-perempuan Itu Hanyalah Korban”

Library donations help teens read

Anton Muhajir, Contributor, Denpasar | Tue, 11/11/2008 10:56 AM | Bali

With undisguised joy, Aryani Putri and her friends immersed themselves in the three boxes of books, donated through Bali Youth Corner and delivered by Putu Eka Dharmartha.

Putri, an eighth-grader at the state’s SMP 10 junior high school and her friends, Gede Santika and Mei Rismawati, carefully began cataloging the 250 books, which consisted of novels, comic books, school books and magazines.

Continue reading “Library donations help teens read”

Holidaying while learning something at Bali Botanical Garden

Anton Muhajir,  Contributor,  Bedugul | Tue, 11/11/2008 10:54 AM | Supplement

During their one and a half years in Bali, Rogier Eijkens and his family have gone to Bedugul six times for a holiday. For Eijkens, a Dutch citizen residing in Padanggalak Sanur, holidaying in Bedugul is much better than going to Kuta, Sanur, Nusa Dua and the like.

“If we come here for a holiday, my kids can learn about nature,” said Eijkens, who has two children with his Indonesian wife. In Bedugul, he went on, visitors can learn about plants, for example, the species, where the plants come from and what they are useful for.

Continue reading “Holidaying while learning something at Bali Botanical Garden”