Minggu, Anak yang Sendirian Itu

17 , , , , Permalink 0

Hanya satu kata yang aku ingat dari namanya, Minggu. Nama lengkapnya aku lupa. Bapaknya Bali, ibunya Lombok. Keduanya sudah bercerai. Minggu kini hanya bersama bapak dan adiknya di gubuk reot mereka. Minggu adalah juga nama hari saat aku mengenalnya pekan lalu. Ketika aku akhirnya bisa menyempatkan diri turun ke bawah jembatan di Tukad Unda, Klungkung usai pulang liputan di Karangasem.

Ini niat lama yang terus tertunda. Turun dari jalan raya besar untuk menyusuri galian C sepanjang sisa sungai tersebut. Sekadar lewat atau menyapa mereka yang menggantungkan hidup di sana. Dan, Minggu adalah salah satu di antara ratusan orang yang bekerja dan tinggal di sana. Mereka tinggal di bedeng-bedeng kecil, mungkin tak sampai 3 x 3 meter persegi.

Aku menemuinya di antara deru mesin penghisap pasir. Dia bermain sendirian tanpa teman sepantaran. Temannya adalah pasir, air, serta deru mesin penghisap pasir dan truk yang mengangkut pasir demi pasir. Lalu selebihnya adalah sepi ketika malam sudah datang..

*Catatan di hari Minggu untuk Minggu yang kukenal tepat seminggu lalu..

No related content found.

17 Comments
  • sherly
    November 16, 2008

    wew… ibunya ngelahirin hari minggu ya? makanya dikasih nama Minggu? 😀

    ReplyReply

    [Reply]

    antonemus Reply:

    sepertinya sih begitu..

    ReplyReply

    [Reply]

  • blad
    November 17, 2008

    mas, ini tukad yang di baypass yg ada jembatan gede2 itu ya??
    *nggak tau yang namanya tukad unda…yg mana yaa??

    ReplyReply

    [Reply]

    antonemus Reply:

    ya. yg di jalan IB Mantra itu, di tukad unda..

    ReplyReply

    [Reply]

  • Gdwgdw
    November 17, 2008

    back to reality.. beginilah hidup.. 🙂

    ReplyReply

    [Reply]

    antonemus Reply:

    berarti pasrah begitu saja? 😕

    ReplyReply

    [Reply]

  • nono
    November 18, 2008

    apa ini potret kehidupan yg sebenarnya…
    Minggu, tanpa teman dan sahabat… 🙁

    ReplyReply

    [Reply]

    antonemus Reply:

    ini kehidupan sebenarnya. yg mungkin kita belum tahu bahwa mereka ada..

    ReplyReply

    [Reply]

  • bowo
    November 18, 2008

    kenapa musti minggu siy om???

    ReplyReply

    [Reply]

    antonemus Reply:

    kalo bowo kan udah bisa ngeblog. jd gak perlu kutulis kan?

    ReplyReply

    [Reply]

  • pande ndak baik
    November 18, 2008

    Minggu ? ups maaf. saya jadi ingat piaraan mertua, yang diberi nama Minggu. tidak lain dan tidak bukan karena si piaraan gak isa gonggongin orang lewat alias bisu. Jadi sepi, kayak hari Minggu. 🙂 Maaf Om.

    ReplyReply

    [Reply]

    antonemus Reply:

    ah, dasar bli pande ndak baik. masa ngomongin anak tanpa teman tiba2 ingat piaraan mertua. :p

    ReplyReply

    [Reply]

  • minanube
    November 18, 2008

    wah menyentuh hati sekali abang ini 😀

    ReplyReply

    [Reply]

    antonemus Reply:

    makasih..

    ReplyReply

    [Reply]

  • HeLL-dA
    November 19, 2008

    Semoga dia tetap survive..! Walau bagaimanapun kehidupannya.. 😉

    ReplyReply

    [Reply]

    antonemus Reply:

    amin..

    ReplyReply

    [Reply]

  • ucup kisara
    November 20, 2008

    salam bergabung ya mas..

    ReplyReply

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *