Menggagas Solidaritas Korban UU ITE

“Saya merasa sendirian ketika itu. Tidak ada teman sama sekali,” kata Prita Mulyasari.

Sabtu lalu, Prita bercerita kepada kami di Jakarta. Selama sekitar 4 jam, diselingi rehat makan siang, ibu tiga anak yang pernah masuk penjara gara-gara Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) ini membagi kembali pengalamannya. Continue reading “Menggagas Solidaritas Korban UU ITE”

Jurnalisme Warga untuk Keterbukaan Desa

bungaya

Kabar tak enak datang dari Intan Paramitha Sabtu lalu.

Teman di Sloka Institute ini mengabarkan kalau pelatihan jurnalisme warga di Desa Bungaya, Kecamatan Bebandem, Karangasem masih menghadapi tembok bernama susahnya koneksi internet. Continue reading “Jurnalisme Warga untuk Keterbukaan Desa”

Teruslah Bersuara Kritis di Dunia Maya

Jaminan Kebebasan Berekspresi di Indonesia

Korban Pasal 27 ayat 3 UU ITE terus berjatuhan.

Terakhir, korban baru datang dari Manado, Sulawesi Selatan. Kali ini yang dijerat pasal karet tersebut adalah Rosali Amelia Smith. Warga Manado ini ditangkap polisi 26 Maret 2014 dengan tuduhan melanggar Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Continue reading “Teruslah Bersuara Kritis di Dunia Maya”

Karena WhatsApp Group Serupa Warung Kopi

whatsapp-logos-1024x795

Tidak tahu juga kenapa tulisan sebelumnya bisa nyaplir.

Ketika membuat tulisan Mempersingkat Percakapan, Memperpendek Ingatan, aku sebenarnya mau membandingkan antara obrolan di Instant Messenger (IM) dengan diskusi di mailing list (milis). Continue reading “Karena WhatsApp Group Serupa Warung Kopi”

Mengukur Efek Jokowi di Bali

semeton-jokowi

Penetapan Jokowi sebagai calon presiden disambut gegap gempita.

Tak hanya Bursa Efek Indonesia (BEI) yang menyambut positif dengan kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga 3,23 persen, media sosial pun menyambut penuh euforia. Joko Widodo, kader PDIP yang juga Gubernur DKI Jakarta, resmi ditetapkan PDIP sebagai calon presiden. Continue reading “Mengukur Efek Jokowi di Bali”

Ketika Bali Diserbu Sampah Plastik

jaring-sungai02Beberapa media internasional kembali menyoroti serbuan sampah di pantai-pantai Bali.

Huffington Post, misalnya, tiga hari lalu menulis dengan judul provokatif, “Why You Should Take Bali Off Your Bucket List”. Larissa dan Michael Milne, penulis perjalanan dan warga nomaden global, menulis kekecewaan mereka terhadap kondisi lingkungan Bali saat ini.

Continue reading “Ketika Bali Diserbu Sampah Plastik”