Hujan Bintang di Koran Lokal

Keisengan ini muncul pekan lalu. Ketika itu ada Wayan Artana, salah satu teman di Bali Blogger Community (BBC), berkomentar di milis BBC tentang maraknya berita iklan apalagi pas musim kampanye menjelang Pemilihan Umum 2009 ini. Hari itu juga aku lalu ingat soal berita bertanda bintang di Bali Post.

Berita iklan menjelang kampanye tidak hanya di Bali Post, media tertua, terbesar, dan paling berpengaruh di Bali. Semua koran pasti ada. Penelitian I Gusti Putu Artha, yang sekarang jadi anggota Komisi Pemilihan Umum, di S2 Kajian Budaya Universitas Udayana di tiga media terbesar di Bali menunjukkan adanya berita-berita pesanan dari calon bupati Badung menjelang pemilihan bupati sekitar tiga tahun lalu.

Continue reading “Hujan Bintang di Koran Lokal”

Mading tuh So Yesterday

Lomba koran dinding Pers Mahasiswa (Persma) Akademika hari ini mengingatkanku pada sekitar sepuluh tahun lalu. Rasanya baru kemarin aku mengalami hal yang sama: gegap gempita Gema Jurnalistik Akademika.

Aku masuk di [aka], sebutan kami untuk persma di Universitas Udayana (Unud) Bali tersebut pada 1998. Antara 1998-2001 itu kami mengadakan banyak kegiatan, salah satunya Gema Jurnalistik, biasa disebut GJ. Kegiatan ini berupa pelatihan jurnalistik di SMP dan SMA se-Bali. Pelatian itu di semua kabupaten di Bali.

Continue reading “Mading tuh So Yesterday”

Berbagi Komitmen untuk Citizen Journalism

Rabu sore lalu, dua naskah di balebengong.net mulai dimuat di U Report Vivanews. Artinya kerjasama antara dua lembaga pelaksana jurnalisme warga ini sudah mulai berjalan. Tulisan ini semoga menjadi penjelasan mengenai kerjasama tersebut.

Sejak lahirnya, Bale Bengong adalah sebuah blog yang memperjuangkan adanya jurnalisme warga di Bali. Secara sederhana jurnalisme warga didefinisikan sebagai jurnalisme yang memberikan kesempatan pada warga tidak hanya sebagai pembaca tapi juga pembuat berita itu sendiri. Begitu pula di Bale Bengong di Bali.

Continue reading “Berbagi Komitmen untuk Citizen Journalism”

Beratnya Menguliti Teman Sendiri

Untunglah ada sesi hari ini, Minggu (15/2), tentang etika jurnalistik dan aspek hukum dalam pemberitaan. Dua sesi ini amat menarik. Jadi bisa menutupi kekecewaan atas sesi sehari sebelumnya yang tidak terlalu “tepat sasaran”. Dua sesi hari ini sekaligus mengakhiri tiga hari pelatihan liputan investigasi tentang independensi dan profesionalisme media di Hotel Santika Jakarta yang aku ikuti.

Sesi kode etik jadi menarik karena disampaikan Nezar Patria dengan agak beda. Tidak melulu kode etik jurnalistik, Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia ini juga memberikan perspektif agak filosofis tentang etika jurnalistik. Maklum, Nezar yang pernah jadi korban penculikan semasa jadi aktivis ini juga alumni Filsafat Universitas Gajah Mada (UGM). Jadi ya sesi ini sekaligus waktunya dia untuk berbagi ilmu. Hehe..

Continue reading “Beratnya Menguliti Teman Sendiri”

the beat | interview | Bali Blogger Community

Ini wawancara dengan Dedi Kristian dari majalah the beat seminggu lalu. Semoga tidak soal karena dimuat di blog ini. Gapapa kan, Ded. Hehe..

So, Bali Blogger Community, sejak kapan terlahir?
? BBC lahir sejak 11 November 2007.

Berapa jumlah anggota yang terdaftar, dari kalangan mana saja?
? sampai hari ini 239 orang di mailing list (milis) -tapi ketika masukin di blog ini ternyata udah 240. Hampir tiap minggu ada penambahan anggota di milis. Selain itu ada beberapa anggota lain yang tidak ikut milis BBC tapi memasang banner sebagai anggota BBC. Jadi ya, sekitar 250 orang lah.

Continue reading “the beat | interview | Bali Blogger Community”

Mempertanyakan Nasib Para Tuyul

Ada istilah baru yang kutahu saat Kongres Aliansi Jurnalis Independen (AJI) di Sanur minggu lalu, “jurnalisme tuyul”. Dalam rekomendasinya, AJI meminta agar perusahaan media massa juga tidak meneruskan praktik jurnalisme tuyul ini. Poin ini masuk salah satu bagian selain perlunya semua pihak menjaga kebebasan pers, menolak kriminalisasi pers, dan pentingnya profesionalisme.

Jurnalisme tuyul sebenarnya istilah yang sarkastis, sangat kasar. Istilah ini mengacu pada praktik mempekerjakan orang lain tanpa status yang jelas. Praktik ini biasa terjadi di kalangan wartawan TV. Koresponden atau kontributor tetap di salah satu stasiun TV mengajak orang lain untuk membantunya dalam liputan. Resminya orang yang diajak tersebut disebut stringer.

Continue reading “Mempertanyakan Nasib Para Tuyul”

Nezar-Jajang Pimpin AJI 2008-2011

Sabtu, 29 Nopember 2008 | 23:04 WIB

SURABAYA | SURYA Online – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia memilih ketua dan sekretaris jenderal baru secara aklamasi lewat kongres di Hotel Sanur Beach, Denpasar, Bali, Sabtu (29/11) petang.
Ketuanya Nezar Patria, editor situs berita VivaNews.com milik PT Visi Media Asia, satu dari banyak anak perusahaan kelompok bisnis keluarga Aburizal Bakrie. Sedangkan sekretaris jenderalnya Jajang Jamaludin, editor Koran Tempo.

Continue reading “Nezar-Jajang Pimpin AJI 2008-2011”

'Blog, mainstream media can co-exist'

Anton Muhajir, Contributor, Denpasar | Fri, 11/28/2008 10:54 AM | Bali

Prominent bloggers and executives of mainstream media outlets agreed Thursday that the old and new could achieve a “beneficial synergy” to give birth to a new force in information provision.

Enda Nasution, known as the “father” of blogging in Indonesia, said blogs and mainstream media could happily co-exist.

Continue reading “'Blog, mainstream media can co-exist'”