Blog

Arisan Sekali Sebulan untuk Menjaga Kewarasan

Suasana gayeng saat arisan di Yeh Embang Kauh, Mendoyo, Jembrana.

Suasana arisan bulan ini terasa berbeda sekali.

Kami berada di tengah kebun seluas 3 hektare. Lokasinya di pedalaman Kabupaten Jembrana, Bali bagian barat. Persisnya di Desa Yeh Embang Kauh, Kecamatan Mendoyo. Jaraknya sekitar 3 jam perjalanan dari Denpasar.

Continue reading “Arisan Sekali Sebulan untuk Menjaga Kewarasan”

Nyaman Trotoarnya, Sehat Bahagia Warganya

Jalan raya di Surabaya dengan trotoar lebar di kanan kirinya. Foto Anton Muhajir.

Kawasan Gubeng, Surabaya benar-benar memanjakan pejalan kaki.

Jalan raya rata-rata satu arah. Trotoar lebar, sekitar 3 meter. Nyaman. Tidak ada sama sekali pedagang kaki lima yang menguasai. Sepeda motor juga tak bisa sembarangan menggunakannya.

Continue reading “Nyaman Trotoarnya, Sehat Bahagia Warganya”

Karena Lari Tak akan Menyelesaikan Pekerjaan

Sekalipun hanya berbisik-bisik, komunikasi tetaplah penting. Foto hanya ilustrasi.

Dengan muka mengkerut dan rasa takut, aku menghadapinya.

Bos besar di tempat kerja itu duduk di meja kerjanya. Secara fisik, tubuhnya besar. Begitu pula dengan kasta dan jabatannya. Dia pemilik usaha di mana aku bekerja sebagai sales cat semprot jualannya.

Continue reading “Karena Lari Tak akan Menyelesaikan Pekerjaan”

Gerundelan Pak Wayan Sepanjang Jalan

Meskipun sudah dibuka untuk penerbangan internasional, kunjungan di Bali masih sepi. Foto Anton Muhajir.

Pelajaran tentang hidup di Bali bisa datang dari siapa saja.

Kemarin pagi, pelajaran itu datang dari Pak Wayan. Sopir Gocar yang mengantarkan aku ke Bandara Ngurah Rai ini memberikan semacam kuliah tentang Bali dan hidup itu sendiri. Selama kurang lebih satu jam, Pak Wayan ini layaknya seorang akademisi.

Continue reading “Gerundelan Pak Wayan Sepanjang Jalan”

Menikmati Karantina saat Masuk Indonesia

Urusan COVID-19 ini ternyata masih penuh ketidakpastian.

Pada akhir bulan ini, muncul varian baru bernama Omicron. Badan Kesehatan PBB sudah memasukkannya sebagai varian yang harus mendapat perhatian (VoC). Alasannya, dia lebih cepat menular dan berpotensi kebal terhadap vaksin yang sudah diberikan.

Continue reading “Menikmati Karantina saat Masuk Indonesia”

Heh, Apa? Pengen Beli Mobil Lagi?

Deretan mobil ketika terjebak antrean masuk pelabuhan, Maret 2017. Foto Anton Muhajir.

Hari-hari ini, godaan untuk membeli mobil datang lagi.

Setelah lebih dari tiga tahun ini hidup tanpa mobil, kayaknya asyik kalau punya mobil lagi. Bisa jalan ke mana-mana pakai mobil sendiri. Tidak perlu sewa. Tak perlu bawa sopir. Tak perlu keluar uang lebih buat transportasi.

Continue reading “Heh, Apa? Pengen Beli Mobil Lagi?”

Wahai Losari, Apa yang Sebenarnya Kau Cari?

Pemandangan Pantai Losari pada November 2021. Foto Anton Muhajir.

Sejauh ini, kuliner Makassar masih juara bikin kangen.

Makanya, begitu mendarat di Makassar pada awal November lalu, aku langsung menuju kawasan Pelabuhan Paottere. Sudah terbayang-bayang ikan bakar dengan kuah santan dan sambal kacang salah satu rumah makan di sini.

Continue reading “Wahai Losari, Apa yang Sebenarnya Kau Cari?”

Maka, Ajarkanlah Agama walau Sambil Berwisata

Pemandu menerangkan tentang Islam kepada turis di Masjid Biru, Istanbul. Foto: Anton Muhajir

Akhirnya, kesebalan saat tiba di Istanbul terbayar juga.

Pada hari ketiga, hari terakhir di ibu kota Turki ini, aku bisa juga menikmati sebagian ikon Istanbul yang seolah memanggil-manggil selama ini. Tiga di antara ikon itu adalah Masjid Biru, Hagia Sophia, dan Grand Bazaar.

Continue reading “Maka, Ajarkanlah Agama walau Sambil Berwisata”

Turki, Kesan Awal yang Bikin Sebal

Antre di pos pemeriksaan Imigrasi Bandara Istanbul, Turki.

Dari daftar negara tujuan jalan-jalan, Turki berada di urutan pertama.

Banyak hal menggoda tentang negara ini, terutama keberagamannya. Sebagai titik temu Asia dan Eropa pun Islam dan Barat, Turki terlihat mampu menjadikan posisi itu sebagai bagian dari kekayaan sejarah dan budayanya.

Continue reading “Turki, Kesan Awal yang Bikin Sebal”