Di antara rimbun daun dan kabut tipis, sinar matahari itu menyelusup masuk.
Semula dia hanya berupa warna jingga di ufuk timur. Pelan-pelan, dia makin merekah dan mewarnai kelabu pada kabut pagi di ketinggian Karangasem, Bali pagi itu.
maka, menulislah untuk berbagi, agar ceritamu abadi.
Di antara rimbun daun dan kabut tipis, sinar matahari itu menyelusup masuk.
Semula dia hanya berupa warna jingga di ufuk timur. Pelan-pelan, dia makin merekah dan mewarnai kelabu pada kabut pagi di ketinggian Karangasem, Bali pagi itu.

Apa yang kalian bayangkan tentang masa depan pulau kalian?
Coba ajukan pertanyaan itu ke beberapa anak muda (di) Bali, terutama daerah selatan. Bisa jadi, jawaban mereka akan senada: masa depan pulau ini mengkhawatirkan.
Continue reading “Mengkhawatirkan Masa Depan Lingkungan Bali”

Merinding melihat jumlah peserta aksi massa hari ini.
Lebih dari seribu orang itu berbaris rapi. Tangan kiri mengepal. Berteriak menolak rencana reklamasi Teluk Benoa. Tangan kanan menggenggam ponsel. Mereka aktif memperbarui (update) informasi di media sosial. Continue reading “Generasi Baru Demonstran di Bali”

Luka di lengan kanan itu sangat perih terasa.
Darah memang tidak sampai mengucur. Namun, darah yang tertahan itu justru membuat lengan terasa lebih nyeri. Perih. Continue reading “Rusaknya Jalan di Nusa Penida”
Sebagian ruangan di Puskesmas Jatiluwih kini berganti fungsi.
Ruangan tersebut tak lagi menjadi tempat bagi orang sakit tapi berubah jadi kantor Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih. Sehari-hari, lembaga ini mengatur keluar masuknya turis di Jatiluwih, terutama dari sisi pendapatannya.
Continue reading “Simalakama Penetapan Warisan Budaya Dunia”

Dalam waktu sekitar 15 jam, anak autis yang hilang itu pun ditemukan.
Ryan, anak laki-laki berusia 10 tahun yang tidak bisa bicara itu, ditemukan di Bandara Ngurah Rai, Denpasar pada Selasa, 3 Juni lalu. Sehari sebelumnya, dia kabur dari rumahnya dengan naik sepeda.
Anak sekira lulusan SMA itu tiba-tiba mengejar kami.
Dengan agak terengah-engah dia bertanya, “Om, di mana bisa beli kaos itu?” Dia menunjuk kaos yang dipakai Zaki, ponakanku. Kaos Bali Tolak Reklamasi.
Continue reading “Tetap (Semoga) Melawan Sambil Bersenang-senang”