Genre Baru itu Bernama Jurnalisme Warga

Objektivitas dalam jurnalisme itu omong kosong!

Tidak ada satu pun wartawan atau media yang bisa menulis dengan objektif. Dia pasti telah terpengaruh banyak hal ketika menulis. Dua wartawan bisa saja menulis topik sama persis. Tapi, pemilihan narasumber atau sudut pandang (angle) keduanya akan sangat berbeda.

Continue reading “Genre Baru itu Bernama Jurnalisme Warga”

Ngeblog dan Hal-hal Tak Pernah Terbayangkan

Banyak hal tak pernah aku bayangkan terjadi gara-gara blog.

Ingatan tentang itu muncul kembali setelah sepupuku, Jauhar Ridloni Marzuq, bertanya tentang apa enaknya pakai blog dibanding majalah cetak. Pertanyaan sepupu yang lagi kuliah di Al-Azhar, Mesir itu muncul setelah ada diskusi di antara kami tentang perlunya membuat majalah keluarga.

Continue reading “Ngeblog dan Hal-hal Tak Pernah Terbayangkan”

Banyak Jalan Membangun Kebersamaan

Setelah treking sekitar 2,5 jam, kami harus memasak bersama.

Sebagian besar bahan masakan tersebut kami peroleh selama perjalanan treking sebelumnya. Jalur treking tersebut memang melewati kebun kopi, cabai, tomat, nanas, jagung, dan bahan memasak lainnya.

Continue reading “Banyak Jalan Membangun Kebersamaan”

Bertemu Sanak Saudara Dunia Maya

Setelah tiga atau empat kali kami gagal bertemu, akhirnya kami bertemu juga di Jakarta.

Inilah dia, Rara, dokter gigi yang juga pendiri komunitas blogger Makassar, AngingMammiri. Kami bertemu Jumat lalu di Jakarta ketika kami sama-sama ikut diskusi terfokus tentang etika internet yang diadakan Internet Sehat. Kalau tidak karena diskusi ini, belum tentu kami bisa bertemu.

Continue reading “Bertemu Sanak Saudara Dunia Maya”

Menyembuhkan Infeksi dengan Informasi

Tantangan sekarang bukan lagi bagaimana mengakses, tapi memilih dan memilah informasi.

Sebab, ketika saluran informasi sudah dibuka, maka informasi tak lagi elitis. Dia bisa datang dari mana saja dan diakses siapa. Dia mengalir terus. Ke mana saja. Lewat apa saja.

Seperti air. Tak ada yang bisa membendung aliran informasi ini.

Continue reading “Menyembuhkan Infeksi dengan Informasi”

Bersama-sama Merumuskan Etika Dunia Maya

Fasilitator memecah belah kami. Dua kali!

Setelah mengadu dalam dua kelompok besar, dia memecah kami dalam tiga kelompok lebih kecil. Pada tahap awal, Idaman Andarmosoko, fasilitator diskusi kelompok terfokus atau focus group discussion (FGD) tersebut, memecah sekitar 50 peserta dalam dua kelompok besar, pro dan kontra. Dua kelompok ini harus berdebat lewat kartu tentang setuju tidaknya ada etika di dunia maya.

Continue reading “Bersama-sama Merumuskan Etika Dunia Maya”

Cerita Menggugah Lewat Berita Kisah

Materi ini disampaikan di Pelatihan Jurnalistik Mahasiswa Tingkat Lanjut (PJTL) Pers Mahasiswa Media Ekonomika (Medikom) Minggu kemarin.

Pelatihannya terlalu singkat, hanya satu jam. Itu pun harus buru-buru karena harus menunggu pembicara sebelumnya dan kemudian ditunggu pembicara selanjutnya. Diskusi juga tak terlalu menarik karena minim banget respon dari peserta. Agak acak adut pelaksanaan kegiatannya.

Continue reading “Cerita Menggugah Lewat Berita Kisah”