Rumitnya Persoalan Etika Media

Bali Post

Menjelang berakhir, diskusi kami ternyata malah memanas.

Dua pihak berargumentasi dengan keras. Bahasa tubuh keduanya pun sama. Sony si fotografer berbicara dengan lantang. Dia berdiri bangkit dari kursi ketika semua peserta duduk. “Tidak bisa. Jurnalis itu seharusnya melaporkan kasus itu ke polisi,” kata Sony.

Continue reading “Rumitnya Persoalan Etika Media”

Bersama-sama Merumuskan Etika Dunia Maya

Fasilitator memecah belah kami. Dua kali!

Setelah mengadu dalam dua kelompok besar, dia memecah kami dalam tiga kelompok lebih kecil. Pada tahap awal, Idaman Andarmosoko, fasilitator diskusi kelompok terfokus atau focus group discussion (FGD) tersebut, memecah sekitar 50 peserta dalam dua kelompok besar, pro dan kontra. Dua kelompok ini harus berdebat lewat kartu tentang setuju tidaknya ada etika di dunia maya.

Continue reading “Bersama-sama Merumuskan Etika Dunia Maya”