Mari Terus Belajar agar Tetap Relevan

Pesan di salah satu pelatihan SAFEnet, November 2021. Foto Anton Muhajir.

Tahu-tahu tahun 2021 juga segera berlalu.

Padahal, rasanya baru kemarin saja mengalami pergantian tahun untuk kedua kalinya dalam suasana pandemi. Begitulah memang waktu selalu menjadi misteri. Terasa cepat ketika sudah berlalu dan begitu lambat ketika dijalani.

Continue reading “Mari Terus Belajar agar Tetap Relevan”

Arisan Sekali Sebulan untuk Menjaga Kewarasan

Suasana gayeng saat arisan di Yeh Embang Kauh, Mendoyo, Jembrana.

Suasana arisan bulan ini terasa berbeda sekali.

Kami berada di tengah kebun seluas 3 hektare. Lokasinya di pedalaman Kabupaten Jembrana, Bali bagian barat. Persisnya di Desa Yeh Embang Kauh, Kecamatan Mendoyo. Jaraknya sekitar 3 jam perjalanan dari Denpasar.

Continue reading “Arisan Sekali Sebulan untuk Menjaga Kewarasan”

Nyaman Trotoarnya, Sehat Bahagia Warganya

Jalan raya di Surabaya dengan trotoar lebar di kanan kirinya. Foto Anton Muhajir.

Kawasan Gubeng, Surabaya benar-benar memanjakan pejalan kaki.

Jalan raya rata-rata satu arah. Trotoar lebar, sekitar 3 meter. Nyaman. Tidak ada sama sekali pedagang kaki lima yang menguasai. Sepeda motor juga tak bisa sembarangan menggunakannya.

Continue reading “Nyaman Trotoarnya, Sehat Bahagia Warganya”

Karena Lari Tak akan Menyelesaikan Pekerjaan

Sekalipun hanya berbisik-bisik, komunikasi tetaplah penting. Foto hanya ilustrasi.

Dengan muka mengkerut dan rasa takut, aku menghadapinya.

Bos besar di tempat kerja itu duduk di meja kerjanya. Secara fisik, tubuhnya besar. Begitu pula dengan kasta dan jabatannya. Dia pemilik usaha di mana aku bekerja sebagai sales cat semprot jualannya.

Continue reading “Karena Lari Tak akan Menyelesaikan Pekerjaan”

Gerundelan Pak Wayan Sepanjang Jalan

Meskipun sudah dibuka untuk penerbangan internasional, kunjungan di Bali masih sepi. Foto Anton Muhajir.

Pelajaran tentang hidup di Bali bisa datang dari siapa saja.

Kemarin pagi, pelajaran itu datang dari Pak Wayan. Sopir Gocar yang mengantarkan aku ke Bandara Ngurah Rai ini memberikan semacam kuliah tentang Bali dan hidup itu sendiri. Selama kurang lebih satu jam, Pak Wayan ini layaknya seorang akademisi.

Continue reading “Gerundelan Pak Wayan Sepanjang Jalan”