Cerita Menggugah Lewat Berita Kisah

Materi ini disampaikan di Pelatihan Jurnalistik Mahasiswa Tingkat Lanjut (PJTL) Pers Mahasiswa Media Ekonomika (Medikom) Minggu kemarin.

Pelatihannya terlalu singkat, hanya satu jam. Itu pun harus buru-buru karena harus menunggu pembicara sebelumnya dan kemudian ditunggu pembicara selanjutnya. Diskusi juga tak terlalu menarik karena minim banget respon dari peserta. Agak acak adut pelaksanaan kegiatannya.

Continue reading “Cerita Menggugah Lewat Berita Kisah”

#UKRiot, Beragam Format di Satu Tempat

Kerusuhan di Inggris menyebar tak hanya di berbagai kota, tapi juga segala format media.

Format pertama, teks, tentu di media konvensional, koran. Dari sini aku tahu pertama kali tentang kerusuhan yang menyebar pertama kali dari Tottenham, daerah pinggiran London Utara itu.

Continue reading “#UKRiot, Beragam Format di Satu Tempat”

Semakin Berdarah Semakin Meriah

Kenapa media sering sekali menampilkan berita kriminal dibandingkan prestasi sekolah?

Pertanyaan seperti itu kembali muncul ketika aku memberikan pelatihan jurnalistik untuk murid SMP dan SMA. Salah satu siswa menggugat berita yang ada di media arus utama. Tak hanya koran tapi juga TV.

Continue reading “Semakin Berdarah Semakin Meriah”

Bisakah Mewujudkan Independensi Pers Mahasiswa?

Tulisan ini diolah lagi dari emailku pada salah satu penggiat pers mahasiswa (Persma) di Malang.

Melalui email, dia bertanya kepadaku tentang beberapa hal terkait persma. Misalnya tentang profesionalisme persma, netralitas, juga new media. Jawabanku ini lebih banyak berdasarkan pengalaman ketika aktif di persma Akademika (1998-2002) plus selama jadi wartawan sejak 2001 lalu.

Continue reading “Bisakah Mewujudkan Independensi Pers Mahasiswa?”

Media Arus Utama, Dukunglah Jurnalisme Warga

Rofiqi Hasan, wartawan di Denpasar, memberikan hadiah ulang tahun pada Bale Bengong. Dia menulis dengan kritis tentang masa depan jurnalisme warga ala Pulau Dewata ini.

Tulisan sepanjang 386 kata dalam 10 paragraf itu berjudul Jurnalisme Warga Mau Ke Mana?. Semuanya mengacu pada Bale Bengong, blog jurnalisme warga tentang Bali. Jadi, mungkin lebih tepat menyebut bahwa kritik Rofiqi hanya pada Bale Bengong, bukan pada jurnalisme warga secara umum, apalagi di Indonesia atau bahkan dunia.

Continue reading “Media Arus Utama, Dukunglah Jurnalisme Warga”

Keterlibatan (Warga) Adalah Kekuatan


Inilah rekor jumlah twit terbanyak @balebengong hingga saat ini: sekitar 130 ocehan dalam sehari!

Ocehan alias twit sebanyak itu tidak mungkin terjadi kalau hanya kami yang membuatnya. Itu semua terjadi karena keterlibatan warga dunia maya Bali yang hadir pada acara megibung netizen Bali Sabtu lalu di Serambi Arts Antida.

Continue reading “Keterlibatan (Warga) Adalah Kekuatan”

Koran Cilik Made in Timuhun, Klungkung

Hanya dalam waktu sekitar 4 jam, anak-anak SD itu bisa membuat koran sendiri.

Empat jam itu pun masih dikurangi satu jam materi dan sekitar 30 menit untuk seleksi tim yang lolos. Jadi, total waktu mereka membuat koran cilik tersebut sekitar 2,5 jam. Tak kusangka. Ternyata mereka bisa menyelesaikan koran tersebut dalam waktu demikian cepat meski isi dan tampilan korannya sederhana.

Continue reading “Koran Cilik Made in Timuhun, Klungkung”

Dukung Kami di Aksi Klik Hati


Kami tak hanya butuh dukungan doa. Kami juga butuh dukungan nyata.

Segera. Dukunglah Bale Bengong di website Aksi Klik Hati. Hanya tinggal centang like di sana dan berkomentar. Maka, saat itu pula kekuatan Anda akan menyebar melalui jejaring digital memberikan dukungan.

Continue reading “Dukung Kami di Aksi Klik Hati”

Menikmati Eksploitasi Atas Nama Profesi


Cinta memang buta. Begitu pula wartawan pada kerjaannya.

Maka, meski kadang tak digaji layak oleh perusahaannya, toh, wartawan tetap cinta mati pada pekerjaan dan perusahaannya. Kalau cinta mati pada pekerjaan itu keren. Tapi, cinta mati pada perusahaan meski sudah sadar dieksploitasi, itu yang sampai sekarang tak juga bisa aku pahami.

Continue reading “Menikmati Eksploitasi Atas Nama Profesi”

Banyak Peluang. Ayo Gunakan.

Dibandingkan 10 tahun, pers mahasiswa sekarang punya peluang jauh lebih banyak untuk berkembang.

Pikiran itu muncul lagi selama dua hari ini mengikuti pelatihan new media untuk persma di Denpasar. Pelatihan ini kerja bareng Persma Akademika dan Sloka Institute. Pesertanya para penggiat persma di Bali.

Continue reading “Banyak Peluang. Ayo Gunakan.”