Biar Anak Tak Jadi Budak Gawai

Ilustrasi anak sedang main gim daring. Foto Anton Muhajir.

Bagaimana, sih, caranya agar anak tidak kecanduan HP?

Pertanyaan itu beberapa kali terjadi padaku. Biasanya dari teman yang sedang ngobrol bareng membahas soal keluarga, termasuk bagaimana anak kami masing-masing. Juga termasuk topik paling susah saat ini, mengatasi kecanduan anak pada ponsel.

Continue reading “Biar Anak Tak Jadi Budak Gawai”

Jejak Abadi Keberagaman Warisan Wali

Menara Kudus memadukan budaya Hindu, Islam, dan Jawa dalam bangunannya.

Keterlambatan kami tiba justru menjadi berkah.

Petang menjelang ketika kami sampai di Menara Kudus pada Jumat pekan lalu. Gelap sudah mulai turun pelan-pelan. Namun, suasana justru terasa lebih syahdu. Bercampur antara visual dan spiritual.

Continue reading “Jejak Abadi Keberagaman Warisan Wali”

Melawan Kecemasan, Menghadapi Kenyataan

Hari-hari ini, hidup rasanya penuh dengan ketakutan.

Bahkan, ketika berada di tengah situasi yang seharusnya membuat kita penuh dengan kegembiraan sekalipun. Situasi ketika kita berada pada sebuah keriuhan, yang dulunya identik dengan kegembiraan, kini justru menciptakan ketakutan.

Continue reading “Melawan Kecemasan, Menghadapi Kenyataan”

Merdeka sebagai Pekerja Lepas Saja

September ini, tak terasa sudah hampir 15 tahun jadi pekerja lepas.

Padahal, ketika memutuskan untuk menjadi pekerja lepas (freelancer), aku sempat ragu-ragu dan gentar. Memang bisa, ya, bertahan hidup tanpa bekerja tetap? Memang mungkin, ya, bekerja secara lepas, tanpa terikat pada satu entitas?

Continue reading “Merdeka sebagai Pekerja Lepas Saja”

Setia Belajar dan Berguru Sepanjang Waktu

Pelatihan internet untuk petani muda dan anak petani di Peru, November 2014.

Kabar gembira datang dari Mbai Ivy kemarin sore.

Melalui pesan di WhatsApp, alumni Kelas Menulis Jurnalisme Warga angkatan kedua itu mengabarkan. Buku cerita fiksi tentang dua anaknya, Arsa dan Dydy, sudah diterbitkan penerbit di Yogyakarta.

Continue reading “Setia Belajar dan Berguru Sepanjang Waktu”