Blog

Dunia Tak Akan Kiamat Jika Kita Terlambat

Tak cukup ada, kita pun memerlukan validasi, termasuk melalui media sosial.

Sering sekali aku melihat kejadian semacam ini.

Seorang pengendara sepeda motor langsung meraih ponsel di bagian depan sepeda motornya. Padahal, dia baru saja berhenti di lampu merah. Sambil menunggu lampu merah menyala, dia khusyuk menatap ponselnya.

Continue reading “Dunia Tak Akan Kiamat Jika Kita Terlambat”

Serangan Digital Bukanlah Pepesan Tongkol

Insiden dan serangan digital sepanjang tahun 2022 berdasarkan pemantauan SAFEnet.

Ancaman terhadap pengguna internet di Indonesia datang dari Arfian.

Ketua Umum Pasukan 08 itu mengatakan akan melacak alamat rumah pengguna internet yang dia anggap menyebarkan ujaran kebencian di dunia maya, terutama terhadap Prabowo Subianto, bakal calon presiden yang mereka dukung.

Continue reading “Serangan Digital Bukanlah Pepesan Tongkol”

Kota Mana yang Paling Enak Buat Lari Pagi?

Lapangan Banteng, Jakarta.

Jawabannya tentu saja… Sanur. Hehehe..

Namun, Sanur bukanlah kota. Sanur hanyalah salah satu desa di Kota Denpasar, ibu kota Provinsi Bali. Juga, Sanur ada di kota di mana aku tinggal. Jadi, tentu saja dia berada di urutan pertama bagiku.

Continue reading “Kota Mana yang Paling Enak Buat Lari Pagi?”

Tak Bisa Lari dari Serbuan AI

Foto ini pun dibuat AI dengan perintah “artificial intelligence replace a journalist to write an article.”

Wajah Jokowi terpampang di laptop adik pagi ini.

Foto itu terapit di antara dua simbol, mikrofon di kiri dan tanda unggah di kanan. Di pojok kiri atas layar ada tulisan nama platform, voice.ai.

Continue reading “Tak Bisa Lari dari Serbuan AI”

Lalu, Apa Lagi yang Kau Cari?

Dalam perjalanan menuju bandara, dua pesan masuk bersamaan.

Pertama dari lembaga yang sejak bulan lalu aku bantu untuk riset terkait keamanan komunikasi digital untuk aktivis lingkungan. Aku sedang bekerja sebagai konsultan mereka. Kedua dari lembaga lain yang dua tahun terakhir ini mendukung organisasi kami tak hanya secara internal, tetapi juga pelaksanaan program utama kami.

Continue reading “Lalu, Apa Lagi yang Kau Cari?”

Tetaplah Kecil dan Teruslah Menggonggong

Malam perayaan ulang tahun BaleBengong ke-16 di Ubud (24/6/2023).

Media massa, konon, lahir untuk menjadi anjing penjaga kekuasaan.

Ketika kekuasaan sudah terlalu mencengkeram, maka media massa yang diharapkan bisa menjadi pengingat tentang pentingnya keseimbangan. Bahwa kekuasaan tidak akan berjalan dengan baik jika tidak ada yang mengimbangi kekuasaan tersebut.

Continue reading “Tetaplah Kecil dan Teruslah Menggonggong”

Ngobrol Sehari Mengenalkan Hak-hak Digital

Mendadak harus ke Yogyakarta lagi.

Padahal, akhir tahun lalu, sudah ke sini untuk liburan. Lalu, sebulan kemudian juga balik ke sini untuk mengaudit keamanan holistik sebuah organisasi masyarakat sipil di kota ini. Eh, karena sebuah program singkat lainnya, hanya berselang tiga bulan setelahnya, harus mengunjungi Yogyakarta kembali.

Continue reading “Ngobrol Sehari Mengenalkan Hak-hak Digital”

Ikan Asin Campur Petai. Banjarmasin ternyata…

Subuh belum tiba ketika kami harus beringsut.

Agak malas untuk bangun sepagi itu. Apalagi, dingin masih memeluk kota setelah hujan deras mengguyur Banjarmasin. Suasana masih gelap di ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan tersebut. Jalan raya pun sepi. Mending lanjut molor, deh, seharusnya..

Continue reading “Ikan Asin Campur Petai. Banjarmasin ternyata…”

Pentingnya Keamanan Digital bagi Aktivis

Keamanan digital sangat penting bagi aktivis.

Hak ini karena aktivisme sering kali melibatkan aktivitas-aktivitas yang bisa dianggap kontroversial atau bahkan ilegal dalam beberapa konteks. Aktivis mungkin terlibat dalam memperjuangkan hak-hak asasi manusia, melawan korupsi, atau mengekspos tindakan pemerintah yang tidak etis.

Continue reading “Pentingnya Keamanan Digital bagi Aktivis”