
Kadang-kadang, aku membayangkan masa tua seperti ini.
Sebuah rumah di pinggir pantai berpasir putih. Jaraknya tak lebih dari seperlemparan batu dari rumah ke pantai. Tak apa sesekali angin kencang datang. Asal jangan sampai berupa badai.
Continue reading “Terbakar Matahari di Pulau Bokori”