Ketemu banyak orang dari beragam latar belakang memang menyenangkan. Aku bisa belajar banyak hal pula dari mereka. Begitu pula selama International Editor Meeting majalah tempatku kerja part time di hotel Mercure Sanur sejak Minggu lalu. Salah satu yang kupelajari adalah soal bahasa.
Pertemuan selama enam hari ini menggunakan bahasa Inggris, tentu saja. Namun karena sebagian besar bukan penutur asli (native speaker) bahasa Inggris, maka sangat terasa bedanya dibanding penutur asli. Bisa jadi karena si penutur memang tidak sepenuhnya bisa ngomong bahasa ini dengan baik, bisa jadi juga karena aksennya yang memang tidak ramah di telingaku sehingga susah kumengerti. Tapi, kemungkinan besar adalah karena kemampuanku mendengar bahasa Inggris (listening) memang payah. Makanya aku susah mengerti. 🙁
