Husnul Khotimah adalah salah satu perempuan terbaik bagiku.
Ketika aku masih SMP, atau malah SD, dia sudah mengajari tentang tak adilnya pembagian pekerjaan antara laki-laki dan perempuan. Perempuan, katanya, lebih sering hanya jadi pembantu di rumah tangga. Di sisi lain laki-laki lebih banyak menuntut.




