Happy Birthday, Our Beloved Bani

Tak ada kue ulang tahun yang mewah malam ini. Karena krisis keuangan internasional yang sedang terjadi di negara adi daya Amrik sana juga ternyata berimbas ke ekonomi mikro keluarga kami. Hehehe..

Kami membatalkan beberapa rencana. Pertama, niat untuk beli hutan hitam alias black forest di Tante Ninok tidak jadi. Maaf, ya, Tante. Kapan-kapan deh Bani beli kue ultah di Tante sekalian kapling hutan hitam di sana. Lumayan kan untuk mencegah dampak climate change pada keluarga. Hwahahaha..

Continue reading “Happy Birthday, Our Beloved Bani”

Lalu, Dia Terlelap Bersamaku

Hampir pukul 1 pagi. Aku sedang nglembur untuk beberapa kerjaan yang lewat deadline. Asik di depan komputer.

Bani nangis, bangun di sela tidurnya. Jam biologisnya bekerja seperti biasa, minta susu. Kalau tengah malam begini, apalagi Bunda sudah terlelap, giliranku bikin susu.

Continue reading “Lalu, Dia Terlelap Bersamaku”

Trik Licik Melawan Senior

Senin kemarin aku lihat mahasiswi berkuncir sedang naik motor. Melihat kuncirnya yang diikat pita oranye menyala dengan tulisan besar di tasnya, aku langsung menduga kalau mahasiswi itu lagi ikut Ospek.

Lalu aku cek tanggal. Ah, benar. Agustus – September memang musim pengenalan untuk mahasiswa baru. Ini waktunya para senior bloon sok jago ngerjain mahasiswa baru. Makanya, sebagian besar Ospek biasanya aneh-aneh. Dari yang pakai tas karung goni, sepatu beda warna, gundul, dan tetek bengek gak jelas lainnya. Biasanya sih alasannya untuk menguji emosi mahasiswa baru dan seterursnya.

But, i say, “Go to hell with your stupid reason!!”

Continue reading “Trik Licik Melawan Senior”

Ternyata Balas SMS Itu Penting

Tulisan tentang SMS yang birokratis ini tepat menyodok ulu hatiku. Aku bener-bener tersindir. Untungnya lagi bulan puasa. Kalau tidak, aku pasti sudah bilang “Juancuk!!” ke penulisnya. Soale aku bener-bener disindir dengan tulisannya. 😀

Selama ini aku termasuk orang yang cuek pada urusan balas membalas ucapan selamat. Jangankan mengirim ucapan, membalas SMS pun aku jarang. Dulunya di blog pun aku pikir tidak perlu untuk membalas komentar orang. Sebab, sebenarnya, semula aku juga jarang main-main ke blog orang.

Continue reading “Ternyata Balas SMS Itu Penting”

Susahnya Mengubah Humanis jadi Bisnis

supcet

Untuk pertama kalinya Jumat (29/08) kemarin aku ikut ngobrol sambil nyeruput sup alias Soup Chat. Acaranya asik banget. Informal. Tapi isinya sangat serius, soal creative economy. Sayangnya tidak ada waktu khusus untuk saling mengenal. Jadi aku tidak bisa kenal satu per satu, kecuali dengan rombongan belogger Bali Blogger Community (BBC).

But, sebelum itu, aku tulis dulu soal Sup Chat. Obrolan santai kemarin sudah obrolan keduapuluh dari komunitas ini. Aku baca dari profil di situsnya, komunitas diskusi ini berawal dari kegelisahan kurangnya media untuk ngobrol di Denpasar. Aku kopas aja deh sebagian isinya.
Continue reading “Susahnya Mengubah Humanis jadi Bisnis”

Kisah Kasih di RSJ

Sugianti

Usai ngobrol dengan jenderal di salah satu sal laki-laki, kami beranjak ke bagian lain dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bangli. Kami ke sisi timur, semoga aku tidak salah arah, rumah sakit ini. Ngobrol sebentar sama beberapa pasien di sal ini. Pasien itu bawaannya teriak-teriak pas lihat kami. Kata petugas sih ini sal untuk pasien baru. Makanya masih pada kasar-kasar.

Bakti sosial BBC Goes to RSJ, Pitulasan ala Bali Blogger Community (BBC) itu sudah melewati tengah hari. Aku lihat jam sudah hampir pukul 1 siang. Waktunya makan siang.

Continue reading “Kisah Kasih di RSJ”

Bertemu Jenderal di RSJ Bangli

BBC Goes to RSJ

Agak gerimis ketika kami sampai di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bangli Minggu kemarin. Sekitar pukul 11 pagi. Tapi hari terlihat gelap karena mendung dan gerimis. Aku agak pesimis dengan kegiatan hari itu gara-gara gerimis itu. Biasalah, bawaannya kepikiran. Takut saja sudah capek-capek ngurus persiapan, eh, acaranya jadi berantakan.

Persis pas Indonesia merayakan kemerdekaannya yang ke-63, Bali Blogger Community (BBC) bikin bakti sosial BBC Goes to RSJ. Acara Pitulasan ala BBC ini untuk mengenal RSJ lebih dekat juga berbagi dengan pasien RSJ. Kami ingin ada lomba pula dengan pasien di rumah sakit ini.

Continue reading “Bertemu Jenderal di RSJ Bangli”

Inilah Perayaan Kemerdekaan ala Kami

Sugianti

Bu Sugianti memberi energi baru siang itu. Perempuan pasien Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bangli itu tiba-tiba naik ke tempat band Animo menyanyi. Dia meminta mikrofon lalu mengganti Amy Rosady, vokalis band beraliran pop tersebut.  Dengan yakinnya, ibu yang berambut pendek mirip laki-laki itu menyanyi.

Aku tidak tahu lagunya. Sepertinya sekitar 80 anggota Bali Blogger Community (BBC) juga tidak tahu. Tapi semuanya tertawa melihat Bu Sugianti menyanyi. Siang itu jadi agak riuh. Sambil duduk lesehan di lapangan rumput, temen-temen BBC tertawa tergelak.

Continue reading “Inilah Perayaan Kemerdekaan ala Kami”

Baru Bisa Ngeblog Lagi

Huh, akhirnya bisa ngeblog lagi setelah sekitar seminggu offline. Lima hari di Jogja kemarin memang membuat tidak sempat ngeblog. Padahal buanyak banget pengalaman menarik untuk ditulis.

Perjalanan lima hari di Jogjakarta dan Jawa Tengah kemarin, bagiku, memang benar-benar asik. Hal terpenting yang kupelajari kemarin adalah: mari mulai dari yang dekat, dengan apa yang bisa kita perbuat.

Ceritanya besok-besok saja. Sekarang istirahat dulu. 🙂