Pursue It With My Eager Feet

Ya, ya, ya. Baiklah. Ini waktunya kembali memperbarui blog setelah sekian lama aku kacangin tanpa tulisan asik. Masak hampir dua minggu isinya cuma kliping. Keliatan banget malesnya.

Baiklah. Sekadar menyimpan saja dua hal besar dua minggu terakhir.

Pertama soal sakit mata. Mulainya persis Kamis dua minggu lalu. Jadi sampai hari ini sudah dua minggu. Tapi mataku tak pulih juga. Awalnya dari Bani, yang ketularan anak tetangga, lalu menular ke aku. Awalnya hanya mata kiri. Sekitar seminggu lamanya baru mata kiri ini benar-benar sembuh. Eh, abis itu lalu ganti mata kanan.

Continue reading “Pursue It With My Eager Feet”

Bias Kelas dalam Ketidakadilan Iklim

Tulisan terpanjangku sampai saat ini. Aku tulis atas permintaan Jurnal WACANA, salah satu jurnal yang -menurutku- terbaik di Indonesia terutama di kalangan aktivis. Sayang, akhirnya batal dimuat karena kurangnya tulisan untuk jurnal bergengsi terbitan Insist Press tersebut.

Baru minggu ini aku dapat pemberitahuannya. Jurnal WACANA edis climate change tidak jadi terbit sampai bulan ini. Yah, gimana lagi. Daripada hanya nongkrong di komputer, aku taruh tulisanku di blog saja. Ini lengkapnya..

Continue reading “Bias Kelas dalam Ketidakadilan Iklim”

Candidates take their campaigns online

Anton Muhajir,  The Jakarta Post,  Denpasar | Mon, 02/02/2009 4:06 PM | Bali

Rather than displaying their faces on billboards and banners, several Bali legislative candidates have decided to take their campaigns online.

I Gusti Agung Putri Astrid Kartika is one of them. For the past six months, the candidate from the Indonesian Democratic Party of Struggle (PDI-P) has been counting on her two Facebook profiles and her blog page to promote her candidacy.

“One person left a comment, saying that a legislative candidate shouldn’t be drinking,” she said, referring to her recent Facebook profile update that she was “enjoying a beer”.

Continue reading “Candidates take their campaigns online”

Jongkokin Busby SEO Contest

Untung juga aku main ke kantor Bali Orange abis Jumatan tadi. Awalnya cuma mau bayar domain blog yang sudah masuk tenggat, eh, ternyata malah ada hal lain yang baru aku tau: bayar hutang juga sama Brokencode. Hehe..

Pembayaran utang ini sekaligus pertanggungjawaban soal iklan di blogku.

Sekitar sebulan sebelumnya, Brokencode tiba-tiba minta tolong aku untuk pasang link blog timnya yang ikut kompetisi Busby SEO Contest di blogku. Blogroll di blogku selama ini hanya pasang beberapa link menarik, tanpa link blogger lain sama sekali. Ini sengaja karena link-link blogger Bali itu sudah aku pasang di Bale Bengong. Jadi blogrollku kubiarkan tanpa link blog teman.

Continue reading “Jongkokin Busby SEO Contest”

Berebut Suara di Dunia Maya

Ketika sebagian besar calon anggota legislatif (caleg) merusak pemandangan kota dengan baliho dan spanduk, sebagian kecil di antaranya memilih menggunakan jalur lain untuk mencari calon pemilih: dunia maya. Selain tidak ingin merusak wajah kota dengan media kampanye, mereka juga ingin mengenalkan wajah politik yang lebih gaul pada pemilih. Caleg-caleg itu menggunakan media seperti blog dan social networking seperti Facebook dan Friendster.

I Gusti Agung Putri Astrid Kartika adalah salah satunya. Caleg perempuan dengan nomor urut 6 untuk DPR RI dari PDI Perjuangan daerah pemilihan Bali ini aktif menggunakan dua media sekaligus, blog dan social networking.

Continue reading “Berebut Suara di Dunia Maya”

Bali temple hall moonlights as makeshift classroom

Anton Muhajir, Contributor, Denpasar | Wed, 01/28/2009 3:25 PM | The Archipelago

Eight-year-old Manik Manu Harani likes studying on the floor of the Dharmayana Kongco temple hall in Kuta.

“It is just more relaxing to study here” she said Thursday.

Manik is one of the 25 third-grade students from the state elementary school SDN 1 in Kuta studying at the hall on Thursday afternoons. They all agree that this hall has become a favorite spot for after-school lessons.

Continue reading “Bali temple hall moonlights as makeshift classroom”

Widespread, IDU misuse of substitute drug

Anton Muhajir, Contributor, Denpasar | Tue, 01/27/2009 1:27 PM | Bali

Agus, an IDU (injection drug user) addict who insists on using a false name before granting an interview, injects 2 milliliters of Buprenorphine, an orally consumed substitute drug for heroin,  into his veins each day.

He grinds the pills into a powder before mixing it with water, then filtering the solution through cotton before injecting the final mixture into his veins.

“My doctor knows I’m injecting it,” he says.

Continue reading “Widespread, IDU misuse of substitute drug”

Kintamani farmers keep their coffee pure

Anton Muhajir,  The Jakarta Post, Kintamani | Mon, 01/19/2009 6:03 PM | Bali

For some people, Kintamani coffee is an enjoyable delicacy worth traveling to Bali for. But for Kintamani farmers, it is a serious business.

Coffee farmers in Kintamani go to great lengths to ensure their brand of Arabica coffee reaches an international standard, including penalizing farmers who use chemicals or who fail to abide by the strict regulations for Kintamani coffee bean farming.

Continue reading “Kintamani farmers keep their coffee pure”

Memahami Diaspora di Tanah Palestina

hebron-cover

Lama tidak menulis resensi buku. Tidak tahu juga kenapa aku bisa males banget menulis resensi atau sekadar review pendek tentang buku yang baru selesai aku baca. Kali ini soal buku yang terakhir aku baca saja deh. Mumpung masalahnya masih hangat, bahkan sedang panas-panasnya.

Buku berjudul Hebron Journal ini langsung aku samber ketika aku belanja buku di Gramedia Gatot Subroto Denpasar seminggu lalu. Tidak tahu juga sih kenapa bisa refleks gitu aku langsung mengambilnya padahal sudah beli tiga buku lain. Mungkin karena judul buku ini yang pas banget dengan situasi terkini di Palestina.

Continue reading “Memahami Diaspora di Tanah Palestina”