
Sekadar catatan biar tak begitu saja terlupakan.
Tentang kegiatan keren tiga hari bernama Jagongan Media Rakyat (JMR) yang mengumpulkan berbagai kekuatan dan pengalaman warga. Continue reading “Laporan dari Jagongan Media Rakyat 2018”
maka, menulislah untuk berbagi, agar ceritamu abadi.

Sekadar catatan biar tak begitu saja terlupakan.
Tentang kegiatan keren tiga hari bernama Jagongan Media Rakyat (JMR) yang mengumpulkan berbagai kekuatan dan pengalaman warga. Continue reading “Laporan dari Jagongan Media Rakyat 2018”

Pagi ini aku bangun kepupungan.
Dalam bahasa Indonesia, kepupungan itu semacam kaget dan agak panik. Antara otak dan nyawa belum sepenuhnya sinkron untuk menggerakkan tubuh.

Kami pernah berada pada fase itu.
Rajin sekali mengunggah foto-foto anak kami sendiri tanpa sepengetahuan dan tentu saja tanpa izin mereka ke media sosial. Makin sering, makin senanglah kami.
Continue reading “Memikirkan Ulang Kebiasaan Umbar Foto Anak”
Sesekali cobalah buka rekaman jejak di Google.
Terus, lihat apa saja aktivitas menggunakan Google yang terekam di sana. Kata kunci yang kita cari. Lokasi yang kita kunjungi. Video YouTube yang kita tonton.
Telepon seluler adalah alat mata-mata terbesar yang pernah ditemukan.
Dulu kala, pengintaian dilakukan secara konvensional. Mata-mata, misalnya polisi, secara diam-diam akan mengikuti ke mana pun kita pergi. Kita tak tahu mereka sedang mengawasi.
Continue reading “Menghindari Pengintaian Mata-mata dalam Genggaman”
Cara kerjanya benar-benar tidak aku mengerti.
Hingga sebelum hari H, tidak ada agenda pasti. Bahkan, hingga pagi hari pada saat pembukaan, jadwal dua hari kegiatan juga belum ada. Bagaimana mungkin?
Continue reading “BarCamp Yangon, Kekacauan yang Menakjubkan”

Orang tak kita kenal itu terus membuntuti kita.
Ke mana pun kita pergi, dia merekamnya. Apa pun yang kita cari, dia mencatatnya. Bahkan, saat kita di kamar mandi, dia pun ikut mengintipnya.
Continue reading “Melindungi Diri dari Pengintai dan Pencuri”
Iklan satu halaman di Kompas pagi ini terlihat menyenangkan.
Sejak delapan tahun silam, bersama teman-teman di Sloka Institute Bali Blogger Community ataupun sesekali VECO Indonesia kami melakukan usaha-usaha mengenalkan dan mengajarkan internet ke berbagai kelompok yang kurang memiliki akses terhadap internet.
Continue reading “ConnectTheWorld, Harapan Baru atau Palsu?”
Mark Zuckerbeg ternyata pemberi harapan palsu juga.
Dalam pernyataan awal, dia mengatakan akan menciptakan platform Internet yang terbuka, murah, dan terjangkau. Begitulah kira-kira ide awalnya. Harapan yang menyenangkan bagi banyak orang, termasuk aku.