Hingga pagi hari menjelang pelatihan aku masih agak grogi.
Pertama karena peserta pelatihan menulis ternyata lebih banyak dibandingkan rencana awal. Menurut kerangka acuan panitia, peserta 20 orang. Eh, ternyata sampai 30 orang.








Secangkir kopi di tanah subur itu terasa hambar.