Kehilangan Keluarga di Dunia Maya

Makin hari aku memang makin merasakan kehilangan keluarga di dunia maya ini. Aku pernah berpikir ini mungkin hanya sementara waktu. Mungkin sebagian orang sedang jenuh dengan suasana akrab yang kadang kebablasan bagi sebagian lain.

Tapi kok aku makin merasa khawatir. Jangan-jangan keluarga baru ini memang makin ditinggalkan anggota keluarganya sendiri.

Continue reading “Kehilangan Keluarga di Dunia Maya”

Bangga Indonesia dengan Apa Adanya

Tentu saja tidak ada yang sempurna dalam semua sistem. Begitu pula demokrasi. Seorang teman pernah berujar, kelemahan demokrasi adalah karena kecenderungannya untuk menilai banyak hal berdasarkan jumlah. Begitu pula hitung-hitungan dalam demokrasi di Indonesia, juga dalam Pemilu kali ini.

Secara sederhana, demokrasi sejalan lurus dengan kemauan mayoritas. Ketika mayoritas memang menghendaki si A yang jadi pemimpin, maka minoritas harus menerimanya meski mereka tidak suka si A. Apa boleh buat inilah yang digariskan demokrasi. Secara sarkas, teman lain pernah bilang bahwa dalam demokrasi pun jadi sah kalau manusia pun dianggap sebagai kambing hanya karena mayoritas menganggap manusia tersebut sebagai kambing.

Continue reading “Bangga Indonesia dengan Apa Adanya”

Menangisi Kembali Laskar Pelangi

Wow, lama sekali aku gak ngeblog. Lebih dari seminggu nok. Mungkin karena semangat ngeblog memang makin berkurang gara-gara Facebook. *ngeles. Jadi ya sudah. Tulis saja soal nonton layar tancap di Taman 65 tadi.

Barusan kami kembali menonton Laskar Pelangi, film yang diangkat dari novel laris Andrea Hirata dengan judul yang sama. Nonton kali ini agak beda. Kalau sebelumnya kami bertiga, -aku, bunda, dan bani- nonton di Wisata 21, yang semalem nontonnya di Taman 65, Kesiman. Mirip layar tancap, pemutaran film untuk banyak orang di lapangan. Penonton juga duduk lesehan.

Meski dalam suasana dan tempat yang berbeda, reaksiku ke film ini juga sama: sesenggukan pas liat beberapa adegan. Padahal ketika baca novelnya, aku merasa tidak ada yang luar biasa seperti yang ditulis banyak orang. Aku merasa, film Laskar Pelangi lebih bisa menyentuh dan membangun kembali ingatanku tentang masa lalu dibanding bukunya.

Continue reading “Menangisi Kembali Laskar Pelangi”

Mading tuh So Yesterday

Lomba koran dinding Pers Mahasiswa (Persma) Akademika hari ini mengingatkanku pada sekitar sepuluh tahun lalu. Rasanya baru kemarin aku mengalami hal yang sama: gegap gempita Gema Jurnalistik Akademika.

Aku masuk di [aka], sebutan kami untuk persma di Universitas Udayana (Unud) Bali tersebut pada 1998. Antara 1998-2001 itu kami mengadakan banyak kegiatan, salah satunya Gema Jurnalistik, biasa disebut GJ. Kegiatan ini berupa pelatihan jurnalistik di SMP dan SMA se-Bali. Pelatian itu di semua kabupaten di Bali.

Continue reading “Mading tuh So Yesterday”

Bani Pipis Dini Hari

Bunda Ayah Bani

00.30 pagi, –apa malam ya.. Aku sedang ngetik transkip wawancara. Suara tangis Bani terdengar seperti biasa kalau sudah jam segini. Aku tanggalkan headphone, tinggalkan komputer, masuk kamar. Bani bangun. Dia menangis kecil minta susu. Jam biologisnya bekerja seperti biasa.

Aku balik ke dapur dari kamar tidur untuk menyiapkan susu. Terdengar suara pintu kamar tidur terbuka. Aku lihat. Bani berjalan agak terhuyung karena ngantuk. Dia mendorong pintu kamar mandi. Berdiri menghadap ke dalam kamar mandi itu, membuka celana, lalu kencing.

Continue reading “Bani Pipis Dini Hari”

6,5? Hmm, Sepertinya Sih Dapet..

Soto sapi, menu sarapan pagi itu, tak bisa kuhabiskan. Bahkan separuh pun rasanya tidak. Ada perasaan agak gagap dalam hatiku. Jadi makan pun tidak enak. Menjelang ujian IELTS alias International English Language Testing System bawaanku memang gorgi banget. Gugup. Mungkin karena ada perasaan takut juga bahwa aku akan kesusahan menghadapi soal-soal ujian.

IELTS adalah ujian untuk mengetahui sejauh mana tingkat kemampuan bahasa Inggris seseorang. Aku mengikuti ujian ini dalam rangka berburu beasiswa. Dalam banyak peluang mencari beasiswa, aku selalu saja mentok di sini. Sebab aku memang belum pernah ikut sebelumnya. Jadi tidak ada nilai yang bisa aku pakai untuk nglamar.

Continue reading “6,5? Hmm, Sepertinya Sih Dapet..”

Pursue It With My Eager Feet

Ya, ya, ya. Baiklah. Ini waktunya kembali memperbarui blog setelah sekian lama aku kacangin tanpa tulisan asik. Masak hampir dua minggu isinya cuma kliping. Keliatan banget malesnya.

Baiklah. Sekadar menyimpan saja dua hal besar dua minggu terakhir.

Pertama soal sakit mata. Mulainya persis Kamis dua minggu lalu. Jadi sampai hari ini sudah dua minggu. Tapi mataku tak pulih juga. Awalnya dari Bani, yang ketularan anak tetangga, lalu menular ke aku. Awalnya hanya mata kiri. Sekitar seminggu lamanya baru mata kiri ini benar-benar sembuh. Eh, abis itu lalu ganti mata kanan.

Continue reading “Pursue It With My Eager Feet”

Jongkokin Busby SEO Contest

Untung juga aku main ke kantor Bali Orange abis Jumatan tadi. Awalnya cuma mau bayar domain blog yang sudah masuk tenggat, eh, ternyata malah ada hal lain yang baru aku tau: bayar hutang juga sama Brokencode. Hehe..

Pembayaran utang ini sekaligus pertanggungjawaban soal iklan di blogku.

Sekitar sebulan sebelumnya, Brokencode tiba-tiba minta tolong aku untuk pasang link blog timnya yang ikut kompetisi Busby SEO Contest di blogku. Blogroll di blogku selama ini hanya pasang beberapa link menarik, tanpa link blogger lain sama sekali. Ini sengaja karena link-link blogger Bali itu sudah aku pasang di Bale Bengong. Jadi blogrollku kubiarkan tanpa link blog teman.

Continue reading “Jongkokin Busby SEO Contest”

Tiga Tahun Perjalanan yang Menyenangkan

Liputan mendadak sampai pukul 7 malam dan hujan deras ketika pulang membuat rencanaku batal. Maunya sih aku beli bunga untuk Bunda dan Bani. Lama juga tidak melakukannya. Kalo tak salah terakhir kali pas Bunda ulang tahun November lalu. Tapi ya itu tadi. Karena tiba-tiba ada acara pas pulang kerja dna hujan deras setelah itu, jadi batal deh rencananya.

That’s fine. Bani welcomed me when i just opened the door as arrived at home. He said, “Otong ue, Yah. Otong ue..”

Continue reading “Tiga Tahun Perjalanan yang Menyenangkan”