
Kami sudah bersiap untuk yang terburuk.
Jika pun pada hari akhirnya kami batal berangkat karena Bandara Ngurah Rai tutup, kami sudah rela. Biarlah liburan tahun ini batal. Anak-anak pun sepertinya sudah paham.
Continue reading “Liburan Malaysia (1): Menjelajah Kota Tua Melaka”