Balebengong, Tempat Denpasar Berbagi Kabar

Seribu langkah selalu dimulai dari satu langkah. [Pepatah China]

Begitu pula blog www.balebengong.net. Dia lahir dari kegelisahan. Kok sepi sekali suara dari Denpasar (dan Bali) kalau diskusi tentang hiruk pikuk dunia maya maupun jurnalisme warga? Padahal, setahu saya, makin banyak blogger di Denpasar dan banyak pula kabar yang bisa dibagi lewat dunia maya melalui jurnalisme warga.

Maka, sesuatu harus dilakukan. Sebab, ide tanpa aksi hanya jadi mimpi. Lahirlah http://thebalebengong.blogspot.com sebagai sebuah rintisan. Meski hanya rintisan, ide ini mendapat apresiasi dan dukungan semangat maupun tulisan dari Pak Darma Putra dan Kang Arief Budiman. Mereka berdua memberi saya keyakinan bahwa membuat portal jurnalisme warga bukanlah sesuatu yang mustahil. Terima kasih, Pak Darma dan Kang Ayip.. Continue reading “Balebengong, Tempat Denpasar Berbagi Kabar”

Enaknya Pakai Free Wifi

Sejak Minggu kemarin, aku di dalam ruangan hotel Ramada Bintang Bali Jl Kartika Plaza Kuta. Lagi bantu notulensi workshop Millenium Development Goals (MDGs) Kemitraan Jogjakarta sampai Rabu besok.

Enaknya adalah: meski lagi kerja, bisa sambil online! Soale di ruangan ini ada free wifi. Ya mungkin tidak free, sih. Bisa jadi panitia bayar ke pihak hotel biar ruangan ini ada wifinya. Tapi karena aku tidak bayar, it’s mean free. :))

Kualitas sambungannya excellent. Jadi cepet banget. Continue reading “Enaknya Pakai Free Wifi”

Hari Kedua, Begitu Cepat Waktu Berjalan

Hmm, sudah pukul lima lebih.Waktunya pulang nih. But, aku masih di meja kerja. Manfaatin laptop buat ngetik blog ini. He.he.

Hari kedua kerja, mulai keliatan iramanya. Tadi pagi pukul 09.00 ngobrolin materi-materi lokal. Ada 18 artikel yg masuk ke SALAM, tapi harus dipilih sekitar lima artikel. Aku sih milihnya udah sejak minggu lalu kali ya. Dari 18 artikel, ada tujuh yang temanya relevan dengan edisi depan: Bagaimana Petani Berorganisasi. But, ada teman yg milih artikel yg tak kupilih. Jadilah ada sembilan artikel yg kami diskusikan. Continue reading “Hari Kedua, Begitu Cepat Waktu Berjalan”

Bikin Komunitas Blogger Denpasar

Sebenarnya udah lama pertanyaan -atau kegelisahan- ini muncul. Kenapa ya aku kok gak pernah denger ada Komunitas Blogger di Bali, atau setidaknya di Denpasar? Aku cari berkali-kali di blogger atau google juga ga ketemu. Asumsiku: memang belum ada komunitas blogger di Denpasar.

Padahal komunitas blogger di kota lain begitu hidup. Bandung dengan Bandung Blog Village, Jogja dengan Angkringan, Semarang dengan Loenpia, dan seterusnya. Mereka bisa saling mendukung. Dan yang paling penting adalah bisa menyebarluaskan gagasan ttg blog ke orang lain. Bagiku sih itu bagian dari demokratisasi melalui internet. Continue reading “Bikin Komunitas Blogger Denpasar”

Lamo Nian Tak Besuo

Ah, lama banget ga nulis sesuatu yg sangat personal di blog ini. Kemarin abis ngobrol ma Kang Arif Budiman, Matamera yang punya somebali2love.blogspot.com, aku jadi inget blog ini. Tiga empat posting terakhir hanya tulisan2 feature.

Ya ga ada salahnya sih. Tapi kurang asik aja kalo ga ada sesuatu yg personal.

Jadi ya semoga bisa rajin posting lagi. :))